Pekerja Proyek Tewas, Momon: Tidak Ada Kesalahan Pengawasan

Kamis, 18 Agustus 2022 - 12:28:34 WIB - Dibaca: 1331 kali

Proyek Galian pipa PDAM di jalan abundjani, Telanaipura
Proyek Galian pipa PDAM di jalan abundjani, Telanaipura (Foto: Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi angkat bicara perihal proyek yang merenggut nyawa pekerja di depan Hotel Nusa Wijaya, Tugu Juang, Kota Jambi. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, Rabu (17/8).

Kata dia, tidak ada kesalahan pengawasan pada pekerjaan tersebut seperti yang disebutkan oleh Komisi III DPRD Kota Jambi saat sidak beberapa waktu lalu.

Momon menyebutkan, pengawasan pada pekerjaan tersebut terus berjalan, namun saat kejadian diduga ada kelalaian dari pekerja itu sendiri.

"Musibah tersebut terjadi pada Jumat sekira pukul 11.30 Wib lewat. Saat kejadian para pekerja lain sudah beristirahat karena menjelang masuknya ibadah Salat Jumat," kata Momon.

Menurutnya, korban masih tetap bekerja dan tidak didampingi oleh rekannya.

"Jadi korban menggali lobang sendirian, dan tertimbun runtuhan galian lobang pipa air bersih tersebut. Itu mungkin karena kelalaian pekerja itu sendiri. Namun dibalik itu semua memang sudah ajalnya," jelas Momon.

Pekerjaan yang dilakukan itu kata Momon, merupakan pekerjaan pipa air bersih PDAM. Pembangunan dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Jambi dan selanjutnya diserahakan kepada PDAM setelah pekerjaan selesai.

Sebelumya Komisi III DPRD Kota Jambi melakukan sidak pada pekerjaan galian pipa air bersih tersebut. Saat turun, komisi III menyoal tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para buruh dan pengawasan pekerjaan.

M Yasir, Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi, sangat menyayangkan situasi dan kondisi tersebut. Dia pun menyoroti pengawas proyek yang tidak ada di tempat.

“Dari segi K3 memang masih kurang layak, pengawas tidak ada gimana mau diawasi. Itu pekerjaan risiko berat, kami tanya pekerja sampai saat kami sidak pengawas tak ada di lapangan. Ini akan kami sampaikan ke PU, pengawas itu penting untuk melihat progres pekerjaan untuk melihat kesalahan-kesalahan pekerjaan, ini pekerjaan berat dan vital,” katanya.

Diketahui, beradasarkan pantauan pada LPSE Kota Jambi, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa distribusi HDPE di Jalan Kolonel Abunjani - Mayang tersebut dikerjakan ROS CV dengan nilai kontrak Rp 3.844.783.000. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA