JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH - Aliansi Mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, geruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh, pada Rabu (31/08) .
Mahasiswa yang tergabung dalam HMI, PMII dan IMM dalam aksinya menolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi dan menuntut alokasi BBM subsidi tepat sasaran. Massa mengawali demo dengan berorasi di depan gedung DPRD Kota Sungai Penuh.
"Kami menolak kenaikan BBM karena itu sangat tidak berpihak kepada rakyat,"ungkap Ketua IMM Yopi Afrizal dan ketua aliansi lainnya, Rabu (31/8).
Mahasiswa ini mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM karena dinilai dapat menurunkan daya beli masyarakat,sebab kenaikan harga BBM dinilai akan berpengaruh terhadap harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya.
"Kami mendesak pemerintah membatalkan wacana kenaikan BBM,"ungkap pendemo dalam orasinya.
Kenaikan harga BBM juga dinilai sangat menyulitkan masyarakat terutama masyarakat di kalangan menengah kebawah
Dalam aksinya para pendemo di sambut langsung oleh Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Fajran dan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang di wakili oleh Kaban Kesbangpol.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Fajran menyampaikan akan menindaklanjuti hal ini secepat mungkin dengan berkirim surat ke DPRD provinsi dan kapan perlu ke Senayan.
Dan secara pribadi, bukan hanya lewat lembaga DPRD saja, melainkan sebagai Kapsitas Ketua DPC Demokrat Kota Sungai Penuh dirinya juga akan berkirim surat melalui Fraksi Partai Demokrat ke DPP Demokrat di Jakarta.
"Kita sepakat dengan apa yang di sampaikan oleh mahasiswa,untuk itu secepatnya kita akan sampaikan apa yg menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa tadi ke DPRD Provinsi kapan perlu ke DPR RI"ungkap Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Fajran, Rabu (31/8).
"Selain itu dalam kapasitas saya sebagai ketua DPC Partai Demokrat Kota Sungai Penuh Saya juga akan menyurati Fraksi Demokrat di Jakarta,"pungkasnya. (Bdu)