JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah kota Jambi menggelontorkan anggaran mencapai Rp238 juta khusus dipergunakan menyalurkan subsidi BBM ke Angkutan Kota (Angkot). Subsidi itu guna mencegah terjadinya inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Pemkot Jambi mengambil langkah dengan memberikan bantuan subsidi BBM ke puluhan Angkot. Subsidi yang kita berikan ini beda harga, dengan harga yang lama dan baru,” kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, Senin (26/9).
Kata Fasha, anggaran tersebut diperuntukkan selama 3 bulan kedepan, dalam menyalurkan bantuan subsidi BBM ke Angkot.
“Kami beri bantuan, dengan catatan untuk tarif angkot tidak boleh dinaikkan. Tetap tarif yang lama,” katanya.
Tentunya, dengan bantuan subsidi BBM ke angkot Jambi ini, bisa mengatasi kondisi inflasi di Kota Jambi khususnya.
“Total ada 72 angkot yang diberikan, hari ini (kemarin,red) mulai disalurkan. Per minggu sekitar 24 liter dapatnya,” jelasnya.
Untuk ojek online (Ojol), Fasha menegaskan, Pemkot Jambi telah membagi tugas dan kewenangan dengan Pemprov Jambi terkait hal itu. “Untuk ojek online itu kewenangannya di Pemprov Jambi, dan angkot itu Pemkot Jambi,” tutupnya.
Sementara itu, seorang sopir Angkot, Johanes mengapresiasi adanya bantuan tersebut. Mengenai larangan kenaikan tarif seperti yang dipersyaratkan Wali Kota Fasha, ia masih akan melihat situasi dan kondisinya terlebih dahulu.
“Tentunya kita terbantu lah, untuk tarif kita lihat dulu seperti apa nantinya kelanjutan bantuan ini. Tapi kita berterima kasih. Bantuannya dalam bentuk BBM bukan uang, kami masih nunggu dipanggil lagi,” jelasnya.
Sedangkan sopir lainnya, Poniran menyebutkan, sejak beberapa waktu lalu sudah ada pendaftaran yang dilakukan terhadap mereka. Tentunya ia dan sopir lainnya mengaku senang dengan adanya bantuan BBM tersebut.
“Meski pun tua (Angkot,red), tetap diperhatikan kami,” pungkasnya. (**)