JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Wali Kota Jambi, Syarif Fasha memerintahkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan pendataan ulang ulang terhadap kartu pelanggan gas elpiji 3 Kilogram (Kg). Dia memberi waktu satu minggu kepada Camat dan Lurah untuk mendata kembali warga yang belum mendapatkan kartu pelanggan.
"Silahkan didata ulang, Pertamina mengaku siap untuk menambah kuota," kata Fasha.
Fasha mengatakan, selain melakukan pendataan ulang, dia juga memerintahkan untuk memetakan pangkalan yang berada di jaringan city gas.
"Ini salah satu permasalahan yang harus dibahas dengan Pertamina. Setelah kita tahu datanya, nanti akan kita ambil tindakan. Harus dipndahkan, karena yang jelas masyarakat disana pasti sudah berkurang menggunakan gas 3 Kg. Kalaupun ada pemegang kartu pelanggan, bisa ambil di kelurahan lain," ujarnya.
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Jambi, Fajar Waris menyebutkan, Kota Jambi mendapat kuota tabung gas 3 Kg sebesar
5.290.000 tabung per tahun. Tahun ini, pemerintah pusat menambah kuota sebesar 200.000 tabung.
"Jadi total kuota per tahun untuk Kota Jambi mencapai 5.475.000 tabung," kata Fajar.
Kata dia, untuk kuota tahun ini mencapai 15.870 metrik ton. Angka itu meningkat dari 2021 sebesar 15.683 metrik ton.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Jambi, Yon Heri mengatakan, pemegang kartu pelanggan gas di Kota Jambi sejauh ini sudah mencapai 81.567, dengan rincian 67.781 rumah tangga dan 4.259 UMKM.
"Kami juga sudah memverifikasi sebanyak 9.367 rumah tangga baru, dan 161 UMKM baru," tambahnya. (Ahmad)