JAMBIPRIMA.COM,JAMBI – Resgistrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi, telah selesai dilakukan sejak 15 Oktober hingga 14 November lalu.
Berbagai indikator data yang dikumpulkan mulai dari data seluruh penduduk Indonesia seperti profil masyarakat, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan sudah dilakukan pendataan.
Kepala BPS Kota Jambi, Ahmad Fauzie menyebutkan, ada sejumlah kendala yang dihadapi pihaknya di lapangan saat melakukan pendataan.
“Ada yang menolak untuk didata. Kemudian sulit ditemui saat pagi dan siang hari, namun hingga saat ini masih terus kita kejar,” kata dia, Selasa (22/11).
Dirinya pun mengungkapkan, penolakan pendataan ini kerap ditemui pihaknya di kawasan perumahan elite. Hal ini menurutnya merupakan tantangan pendataan di wilayah perkotaan.
“Kalau di Kota memang seperti ini. Beda dengan pedesaan, sulit didata lantaran wilayahnya cukup jauh dan sulit dijangkau,” terangnya.
Terkait hal itu pula, dirinya telah melaporkan kesulitan yang dihadapi pihaknya ke Wali Kota Jambi, Syarif Fasha beberapa waktu lalu.
“Sudah, pak wali juga mau membantu pendataan lewat RT. Namun secara praktis, pendataan sudah selesai,” katanya.
Hingga saat ini, kata dia baru ada terdata sebanyak 178 Kepala Keluarga (KK). Ditanya target, Ahmad Fauzie menyebutkan tak ada target siginifikan.
“Ini tinggal pengelolaan hasil pendataan saja. Targetnya tidak ada, tapi gambarannya ada berapa banyak KK di Kota Jambi. Temuan di lapangan seperti itu dinamikanya,” jelasnya.
Ditanya mengenai tujuan Regsosek ini sendiri, lanjut Ahmad Fauzie bahwa, pihaknya hanya melakukan pendataan saja terlebih dahulu.
“Output penyedian data base saja untuk perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kedepannya belum tahu seperti apa. Tapi kita sudah klasifikasi. Yang penting data ada,” tutupnya. (Ahmad)
Pelanggan Air Tirta Mayang Komplain Tagihan Tiba-tiba Naik, Humas: Ada Kelalaian Petugas
Ucok Mora Serahkan Bantuan Mesin Pompong Kepada Kelompok Nelayan Secara Simbolis
Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022
Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan untuk Nelayan dan Peluncuran Bantuan UMKM dari BAZNAS