Sebanyak 7.931 Penghafal Alquran di Kota Jambi Diwisuda

Senin, 26 Desember 2022 - 09:49:31 WIB - Dibaca: 1266 kali

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha ucapkan selamat kepada siswa yang sudah wisuda tahfiz.
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha ucapkan selamat kepada siswa yang sudah wisuda tahfiz. (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.CON,JAMBI – Komitmen Pemkot Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Syarif Fasha dan Wawako Maulana dalam mencetak para penghafal alquran sejak usia dini, terus dilakukan.

Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 7.931 para penghafal Alquran yang diwisuda dari target 10 ribu penghafal alquran di masa kepemimpinan keduanya.

Meski begitu, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha berharap, jika ia dan Wawako Maulana tak lagi menjabat, agar program pencetak penghafal alquran ini tidak ikut berhenti.

Maka dari itu, Syarif Fasha menekankan agar, setiap sekolah di Kota Jambi tidak membedakan guru tahfiz dan guru lainnya.

“Terhadap guru tahfiz kita berterima kasih karena sudah komit mengajarkan. Jangan sampai sekolah mencoba membeda-bedakan guru tahfiz dengan guru lainnya,” jelas Fasha.

Untuk itu, Fasha tak ingin mendengar hal ini dialami oleh para guru tahfiz di Kota Jambi. Termasuk sekolah-sekolah yang tak mau menjalankan program tahfiz tersebut.

“Kita tidak ingin mendegnar kepala sekolah yang tidak mau menjalankan program tahfiz ini. Kami anggap tidak ingin lagi jadi kepala sekolah,” tegasnya.

Sebab lanjut Fasha, dirinya ingin menjawab bahwa, dahulu sekolah negeri maupun sekolah pemerintah kerap disepelekan terkait dengan pelajaran agama yang tidak mungkin ada penghafal alqurannya.

“Tetapi sekarang kita jawab, bahwa sekolah negeri bisa menghasilkan penghafal-penghafal Alquran yang tidak dididik di madrasah maupun di tempat pendidikan pondok-pondok Alquran, maupun pesantren,” jelasnya.

Dia pun berharap, kelak para penghafal alquran di Kota Jambi, mampu melanjutkan maupun menggantikan kepemimpinan para pemimpin-pemimpin di Kota Jambi dan daerah lainnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA