Tinggal 5 Persen Lagi Jalan yang Belum Diaspal

Selasa, 03 Januari 2023 - 12:17:12 WIB - Dibaca: 1183 kali

Simpang Bata Pasar Jambi yang terdampak proyek Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System) belum dilakukan pengaspalan.
Simpang Bata Pasar Jambi yang terdampak proyek Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System) belum dilakukan pengaspalan. (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Progres pengerjaan proyek Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System B2) di Kota Jambi hingga akhir 2022 baru terealisasi 38,8 persen. Pihak PT Waskita Karya mentargetkan pekerjaan itu akan selesai akhir 2023.

"Kami masih mengejar target pekerjaan di Kawasan Talang Banjar dan Jalan A Mangkurat," kata Humas PT Waskita Karya, Anas, Senin (2/1).

Anas mengatakan, sesuai dengan instruksi Wali Kota Jambi terkait pengaspalan jalan yang terkena dampak proyek Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System), saat ini progresnya sudah 95 persen dari total progres pekerjaan saat ini. 

"Jalan yang sudah diaspal itu sudah sesuai dengan tekhnis, mulai dari pemadatan hingga pengaspalan. Masih ada lima persen itu kita menunggu proses pemadatan, misalnya Jalan Orang Kayo Pingai. Kalau yang belum itu proses pemadatannya masih belum optimal. Takutnya kalau langsung diaspal nanti kualitasnya kurang, dan terjadi penurunan. Supaya tidak ada perbaikan lagi. Lima persen ini memang belum layak di aspal," jelasnya.

Kata dia, beberapa jalan yang sudah selesai diaspal diantaranya Jalan Kompol Zaenal Abidin, Sebagian jalan di Orang Kayo Pingai (OKP) dan Orang Kayo Hitam (OKH), Angso Duo, serta Jalan Setiya Budi. Perbaikan jalan Panglima Polim, dan lain - lain," jelasnya.

Pantauan dilapangan, khusus Jalan Husni Thamrin dan Gatot Soebroto Pasar Jambi, masih belum dilakukan pengaspalan, karena masih ada pekerjaan. 

Untuk diketahui, tahap awal proyek Jambi Sewerage System akan menangani pengolahan limbah domestik di dua kecamatan di Kota Jambi, yakni pada Kecamatan Jambi Timur dan Pasar. Nantinya dari proyek tersebut akan menyasar 1.000 sambungan.

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha meminta kepada rekanan yang mengerjakan proyek Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System), untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat pekerjaan tersebut. 

Dia meminta awal tahun 2023 harus rapi. Sebab saat ini kondisi jalan utama dalam kota terpantau rusak berat, sehingga mengganggu pengguna jalan. 

"Awal tahun jalan itu sudah harus ditutup kembali," kata Fasha. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA