JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, Maulana meminta para lurah yang ada di wilayah perbatasan, untuk mewaspadai kembali maraknya aktivitas geng motor. Sebab, berdasarkan hasil penulusurannya, geng motor itu datangnya dari Muaro Jambi.
"Ada korban itu sopir batubara," kata Maulana, Senin (13/2).
Maulana mengatakan, pihaknya meminta para ketua RT, Kamtibmas dan Babinsa untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Terutama yang berada di wilayah perbatasan. Kita tim terpadu penanggulangan geng motor akan meningkatkan patroli, utamanya di wilayah yang berbatasan langsung dengan Muaro Jambi," ujarnya.
Kata dia, sebelum melakukan aksi, pemuda - pemuda itu diketahui minum alkohol. "Jadi setelah itu baru menyerang ramai-ramai, dibawah pengaruh alkohol," katanya.
Sebelumnya, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, anak-anak yang ditangkap akibat geng motor itu dilakukan pembinaan selama 14 hari di SPN Jambi. Pada Desember 2022 lalu, 50 anak telah dilakukan pembinaan. Umumnya anak-anak yang tangkap itu terlibat kenakalan remaja. Diantaranya geng motor, perkelahian, kebut-kebutan, balap liar, kekerasan, dan lainnya.
"Orangtua sudah memberikan persetujuan anaknya dibina di SPN," katanya.
Kata Eko, pihaknya menyiapkan 20 tenaga pengajar. Harapannya, akan terjadi perubahan perilaku pada anak.
Sementara itu, Tri Suseno warga RT 25 Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah mengatakan, pada Kamis (8/2) lalu, melintas geng motor diwilayahnya pada pukul 02.00 WIB.
"Mungkin 20 motor lebih, tawuran di Simpang Acai. Karena wilayah kami ini banyak pergudangan, jadi pekerja yang masuk malam takut mau pulang. Banyak yang tidur di kantor," ujarnya.
Ia berharap, aparat keamanan dapat meningkatkan patroli pada malam hari. "Di sini banyak yang kerja malam," pungkasnya.