JAMBIPRIMA.COM,JAMBI - Jelang Ramadhan beberapa komoditi seperti beras, ayam, dan cabai biasanya mengalami peningkatan permintaan. Hal tersebut memicu kenaikan harga di pasar.
Apalagi akibat kemacetan truk batubara beberapa waktu lalu, menyebabkan suplai ikan ke Kota Jambi turut terganggu. Sehingga hal itu mempengaruhi harga ikan.
Anjang, Warga Legok yang setiap harinya berjualan di Pasar Angso Duo mengatakan, jika suplai ikan dari berbagai daerah sudah seminggu ini tidak lancar. "Ikan kosong di pasar, Seperi Baung Laut, Tuna, Tongkol, Botan. Ikan sungai seperti Nilla juga payah dicari," katanya, Minggu (5/3).
Kata dia, pasokan ikan dari Lampung ke Jambi sangat terganggu. Selain karena cuaca, kondisi kemacetan juga turut mempengaruhi.
Wali Kota Jambi Syarif Fasha sebelumnya mengatakan terkait hal ini pihaknya masih menunggu pemerintah pusat untuk mensuplai sejumlah bahan pangan pokok.
"Ini kita biarkan Kementerian untuk mensuplai, kalau kewalahan baru kita lakukan operasi pasar," ujarnya.
Meski demikian, Fasha mengatakan pihaknya juga merencanakan operasi pasar apabila lonjakan harga terjadi jelang Ramadhan.
Lebih lanjut, ia mengatakan Pemerintah Kota Jambi menyiapkan anggaran untuk operasi pasar ini melalui anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).
"Kami sudah siapkan skenario terkait hal tersebut. Kalau anggaran kita tidak ada, tapi kita siapkan BTT sesuai arahan Pak Presiden," ujarnya.
Terkait dengan jumlah anggaran BTT yang akan digelontorkan untuk operasi pasar ini. Fasha tidak menyebutkan secara rinci. Ia mengatakan, akan menyesuaikan dengan kebutuhan.