Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia di SMP 25 Tebo

Jumat, 10 Maret 2023 - 09:49:14 WIB - Dibaca: 1389 kali

Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia di SMP 25 Kabupaten Tebo.
Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia di SMP 25 Kabupaten Tebo. (Jambiprima.com )

JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Dalam menunjang proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif dan efisien, guru berinofasi dengan pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar untuk proses pembelajaran terutama pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jumat (10/03/2023) 

siswa dibudayakan untuk membaca dan siswa dituntut untuk menyelesaikan masalah dengan pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar. 

Siswa dituntut untuk menyelesaikan masalah dengan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar mereka. 

Pelaksanaan proses pembelajaran dengan pemanfaatan perpustakaan sekolah tentunya ditunjang dengan adanya sumber yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran  terutama pada pembelajaran bahasa Indonesia. 

Fasilitas yang digunakan dalam pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar untuk pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP 25 Negeri Kabupaten Tebo yaitu buku pelajaran Bahasa Indonesia, kamus besar bahasa Indonesia, novel, puisi, dan antologi carpen. 

Dea selaku siswi kelas IX mengutarakan , bahwa kami mengikuti pelajaran Bindo seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. 

 Tri Ikhsan S. Pd sebagai guru bahasa Indonesia mengungkapkan rasa bahagianya saat melihat antusias para anak didik SMP 25 Kabupaten Tebo Jambi, ketika membaca buku di perpustakaan.

Menurutnya, membaca adalah hal yang sangat penting, karena dengan membaca bisa menambah wawasan dan daya ingat para siswa-siswi.

 "Yang membuat saya bahagia adalah ketika saya melihat anak didik saya antusias dalam membaca buku di perpustakaan. 

Perpustakaan kami terbilang sebagai perpustakaan yang sederhana tapi hal itu tidak membuat siswa-siswi kami malas mengunjungi perpustakaan.

Harapannya sebagai  guru Bahasa Indonesia agar penerbit buku yang ada di kabupaten Tebo dan  Provinsi Jambi dapat memberikan sumbangan buku bacaan untuk siswa-siswi di sekolahnya. (San)





BERITA BERIKUTNYA