JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Masyarakat di Kota Jambi mulai melakukan Ziarah makam menjalang bulan suci ramadhan. Tradisi ini sudah menjadi budaya masyarakat muslim untuk mengirim doa kepada keluarga yang telah meninggal.
Sejak sepekan belakangan ini Tempat Pemakaman Umum (TPU) sudah terlihat ramai. Rombongan peziarah tampak mendatangi makam kerabat dan sanak saudaranya.
Mereka datang untuk membersihkan, menabur bunga dan mengirimkan doa untuk kerabat dan keluarga yang telah lebih dulu dipanggil sang khalik.
Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun menjelang masuknya bulan ramadhan. Puncaknya biasa terjadi sepekan menjelang ramadhan.
Pada Minggu, (19/3), sejumlah masyarakat masih ramai mendatangi pemakaman Kebun Jahe, tepatnya dekat Jembatan makalam Kota Jambi. Penziarah datang bersama keluarganya dengan membawa peralatan untuk membersihkan pemakaman. Tak hanya disitu, TPU lainnya yang ada di kota Jambi juga tampak ramai peziarah, termasuk TPU Talang Jauh, TPU Putri Ayu dan TPU Sungai Kambang.
Putri, salah satu peziarah, di TPU Talang Jauh, kota Jambi mengatakan, ini merupakan tahun pertamanya ia ziarah ke makam orang tuanya, saat menjalang ramadhan. Memang orang tuanya baru berpulang beberapa bulan belakangan ini.
"Kami datang bedsama keluarga lainnya. Mengirimkan doa, membersihkan rumput di makam orang tua (ayah, red). Juga menabur bunga," katanya, Minggu (19/3).
Terpisah, peziarah lainnya Iskandar mengatakatan, setiap tahun ia rutin melakukan ziarah ke makam orang tuanya. Ia datang untuk membersihkan serta berdoa di makam orangtuanya bersama keluarga.
“Setiap tahun selalu ziarah. Tabur bunga, baca doa,” katanya.
Kata dia, tidak hanya menjelang ramadhan ia berziarah, namun 3 hari menjelang lebaran ia bersama keluarga juga melakukan ziarah ke makam almarhum orang tuanya.
“Tidak hanya menjelang bulan ramadhan saja, sering juga hari biasa ke makam orang tua ini. Karena rumah juga tidak terlalu jauh dari sini," katanya.
Sementara, di pinggir jalan kawasan TPU di kota Jambi, warga setempat juga tampak ramai mengambil moment.
Mereka berjualan kembang dan air. Selain itu, juga ada warga yang menawarkan jasa membersihkan makam kepada peziarah.**
7.000 KK Warga Masuk Kategori Miskin Ekstrim, Fasha: Harus Selesai Tahun Ini
Jalan Mawardi Tambaksari jadi Keluhan, Binamarga: Diaspal Tahun Ini
Hadiri Wisuda Khotam Iqro dan Wisuda Tahfidz, Ini Pesan Walikota Ahmadi
Wawako Antos Ajak Pelaku UMKM Menggunakan Produk Sertifikat Halal
Bupati Bersama Gubernur Bantai Adat di Tabir Agenda Tahunan Sabut Ramadhan Diakui Kemendikbud RI