JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Seiring dengan diberlakukannya larangan siswa SD/SMP menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah, diharapkan aktivitas Terminal Rawasari, Kawasan Pasar, Kota Jambi kembali ramai. Sebab pemerintah kota Jambi akan memberikan subsidi kepada angkutan kota untuk digunakan sebagai moda transportasi anak sekolah.
"Kalau bisa kedepan kita bisa meniru Jakarta itu, anak sekolah ini pakai Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kemudian siswa sekolah gratis menggunakan layanan Transjakarta. Kita harap Kota Jambi bisa seperti itu," jelas Fasha.
Kata dia, hal itu guna membangun kesadaran penggunaan transportasi publik sekaligus mengurangi polusi di Kota Jambi kedepannya.
Terpisah, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan kota Jambi, Saleh Ridho mengatakan tahun ini ada 45 Angkot baru yang dibeli pemerintah melalui penyertaan modal ke BUMD Siginjai Sakti. Hal ini juga sebagai upaya menunjang kebijakan larangan siswa SD/SMP menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.
"Kita juga berdayakan angkot yang ada saat ini. Total ada 100 angkot yang disiapkan ini merupakan angkot-angkot yang ada di Kota Jambi. Hanya saja memang, tahap awal ini tidak semua sekolah tercover angkot tersebut. Belum semua sekolah, prioritas sekolah yang berada di jalan protokol Kota Jambi," pungkasnya. **
Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah
Jelang Kunjungan Presiden di Jambi, TNI-Polri Laksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan
PT SBE Bagikan 200 Paket Sembako Untuk Korban Banjir di Sungai Bengkal dan Pegambiran
Banjir di Kota Jambi, Seorang Nenek Meninggal Dunia Akibat Terpeleset di Got