JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Tim Dinsos Kota Jambi terus melakukan pemetaan terhadap keberadaan para gelandangan, pengemis hingga anak punk di Kota Jambi. Ini dilakukan agar dapat dilakukan penertiban terhadap keberadaan mereka secara berkala.
Memang sebelumnya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinsos Kota Jambi menuai sorotan dari Wali Kota Jambi, agar rutin melakukan patroli.
Kadinsos Kota Jambi, Noviarman pun membeberkan sejumlah lokasi yang kerap ditemukan pengemis. Seperti di antaranya di kawasan simpang traffic light Universitas Batanghari. Kemudian di kawasan SPBU Kelurahan Rawasari, simpang Lippo Mal, Paalmerah, simpang traffic light Paal X hingga simpang Bata.
"Bahkan sebelumnya dengan pihak Kecamatan Pasar kita ada amankan anak punk. Termasuk bersama barang rongsokan," kata dia.
Untuk itu kata dia, anak punk yang diamankan itu telah dilakukan pendataan hingga pembinaan di Kantor Dinsos Kota Jambi beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha memerintahkan kepada dinas sosial untuk mengamankan para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Jambi.
Sehingga tak ada lagi Gepeng berkeliaran di jalan-jalan Kota Jambi.
Kata dia, Dinas Sosial harus rutin turun lapangan untuk patroli. Jika menemukan Gepeng, langsung tangkap dan beri pembinaan.
"Saya perintahkan agar tidak ada manusia aneh-aneh lagi di jalan-jalan Kota Jambi. Mulai pengemis yang bawa anak bayi, manusia gerobak, manusia silver, dan lain-lainnya itu," ujar Fasha.
Kata Fasha, Kota Jambi punya tim reaksi cepat (TRC) di bawah Dinas Sosial. Selain itu, masyarakat bisa melaporkan ke call center 112 jika menemukan atau melihat anak punk, pengemis, dan lain-lain.
"Tim TRC harus banyak patroli, yang jual-jual koran sambil menggendong anak bayi, diamankan semua. Saya lihat pasca lebaran masih banyak berkeliaran," jelasnya.***