JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi memperkirakan puncak musim kemarau di Provinsi Jambi terjadi di bulan Juli 2023. Namun, tidak semua wilayah di Provinsi Jambi puncak musim kemaraunya di bulan Juli, ada beberapa wilayah terjadi di bulan Agustus.
"Musim kemarau sudah mulai terjadi di bulan Juni, namun puncaknya mulai bulan Juli. Tanjung Jabung Timur itu puncak kemaraunya di bulan Agustus," kata Prakirawan BMKG Stasiun Jambi, Jamar, Minggu (2/7).
Jamar memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih panas dan kering. Hal ini disebabkan kemarau tahun ini disertai El Nino.
"El Nino ini membuat curah hujan berkurang draktis, sehingga lebih kering," ungkapnya.
Jamar menjelaskan, dampak El Nino sendiri sudah mulai dirasakan sejak Juni 2023, di mana saat itu sudah memasukan awal musim kemarau, namun puncaknya di bulan Juli 2023.
"Di Juni kemarin El Nino Nya masih lemah, di Juli ini semakin kuat," katanya.**
Hujan Deras, Jalan Slamet Riyadi Longsor, Kemas Faried: Minggu Depan Langsung Diperbaiki
Surprise,Polsek Kumpeh Uluh Dapat Kejutan Di Hari Bhayangkara Ke-77
Kapolres Muaro Jambi Pimpin Langsung Apel Puncak HUT Bhayangkara Ke 77
Hari Bhayangkara, Ditlantas Polda Jambi Gratiskan Perpanjangan SIM Bagi yang Kelahiran 1 Juli
Wako Ahmadi Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat Sungai Penuh
Berkurban Bersama Organisasi KTLA, Wako Ahmadi Ajak Warga Memaknai Kurban