JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Masyarakat Provinsi Jambi patut berbangga. Pasalnya, siswi SMKN 4 Kota Jambi mendapat kepercayaan Presiden Indonesia Joko Widodo untuk membuat baju kemeja putih untuknya beberpa waktu yang lalu.
Bahkan, Presiden Joko Widodo memamerkan kemeja putih yang dipakainya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu pada Juli lalu kemeja putih lengan panjang tersebut merupakan hasil karya siswa-siswi sekolah SMKN 4 Kota Jambi.
Empat siswi yang mendesign baju tersebut adalah Sunia, Zea, Ayu dan Zakia. Dimana mereka tidak hanya membuat satu baju saja tapi beberapa baju kemeja putih dan batik khas Jambi.
Ketua Program Keahlian Busana, SMK N 4 Kota Jambi, Dwi Herwati menceritkan untuk membuat baju Presiden Indonesia ini mereka hanya membutuhkan waktu selama 8 hari saja.
"Sebenarnya saya tidak yakin bisa di kerjakan selama 8 hari saja, namun anak-anak yang menghitung jumlah harinya mulai dari pak presiden datang hingga selesai pembuatan," ujarnya, Kamis (10/8).
Dia mengatakan memang pada awalnya mantan Wali Kota Solo ini memesan satu potong baju kemeja putih saja, namun kita coba memberi lebih dengan menghadirkan beberapa potong baju kemeja putih dan batik khas Jambi.
"Kita ingin membuktikan bahwa siswa kita bisa dan memiliki kemampuan baik," ujarnya.
Untuk proses pembuatannya, Dwi membagi menjadi dua tim, Sunia, dan Zea bertugas membuat baju kemeja putih sementara Ayu dan Zakia membaut baju batik khas Jambi.
Dwi mengatakan selama proses pembuatan, tim guru melakukan proses monitoring yang ketat terhadap empat siswa yang mendapatkan kepercayaan tesebut.
Selian itu, mereka juga melakukan komunikasi yang inten dengan paspamres dan protokol istana khususnya untuk ukuran baju yang biasa dikenakan Jokowi agar tidak terjadi kesalahan.
"Untuk ukuran baju ini kita lakukan kroscek berkali kali dengan paspamres dan protokol istana," katanya
Sementara itu, Zea mengatakan dia sangat senang mendapatkan kesempatan membuat baju untuk Presiden.
"Memang sempat kawatir juga, tapi para guru selalu mendampingi, setiap proses yang kami lalui, jadi ada timbul rasa percaya diri," ujarnya.
Empat siswa ini juga diundang oleh Presiden Jokowi untuk mengikuti Upacara 17 Agustus di Istana Negara. Mereka di jadwalkan berangkat ke Jakarta pada 16 Agustus 2023 pagi mengunakan maskapai Garuda Indonesia.
Sebelum mengikuti perayaan HUT Kemerdekaan mereka dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri pendidikan Nadiem Makarim.
"Kalau jadwalnya tanggal 16 itu kita ke kementerian pendidikan dahulu, baru besoknya ke istana negara," katanya.***
Dilaksanakan 9 September mendatang, 19 Desa akan Laksanakan Pilkades Serentak
Soal PT SAS, Kasatpol PP: Kalau ada Indikasi Pelanggaran Perda, Akan Ditetapkan Tersangka
Dipagar Kayu, Dewan Bongkar Palang Pintu ke Arah Intake Aurduri
Tanaman di Jalur Hijau ada Yang Kering, Penyiraman Dilakukan Dua Kali Sehari
Fasha Ajak Para Siswa Bagikan Bendera Merah Putih di Tugu Keris