JAMBIPRIMA.COM,JAMBI - Bencana alam yang sering dihadapi oleh masyarakat Indonesia adalah banjir yang disebabkan oleh tingginya intensitas hujan. Banjir merupakan fenomena di mana air naik dan menggenangi permukaan datar, sering kali menimbulkan kerugian besar baik dari segi materi maupun korban jiwa. Banyak kota dan daerah di Indonesia yang rentan terhadap banjir, salah satunya adalah Kelurahan Kenali Besar di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Kelurahan Kenali Besar sering mengalami banjir, khususnya di kompleks perumahan Kembar Lestari 1 dan 2. Meskipun telah memiliki sistem drainase, kompleks ini tetap terendam air saat curah hujan tinggi. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya tinggi drainase yang ada serta penyempitan drainase yang membuat air meluap. Fenomena ini diperparah oleh perubahan iklim yang menyebabkan curah hujan semakin tinggi dan tidak terprediksi.
Perumahan ini terletak di dataran rendah yang sangat rentan terhadap banjir, kondisi geografis yang tidak ideal untuk pembangunan perumahan. Terdapat dua jenis drainase di sana: drainase kecil di depan rumah-rumah warga dan drainase besar yang membuang air langsung ke Sungai Batanghari. Saat hujan deras, air dari berbagai sumber mengalir ke perumahan ini, menyebabkan genangan yang parah.
“Salah satu penyebab banjir di Perumahan Kembar Lestari 2 biasanya disebabkan oleh curah hujan yang deras dalam waltu lama, kedangkalan aliran Sungai, dan kedangkalan Sungai serta drainase. Kemudia untuk perawatan drainase ada pernah dilakukan dengan salah satu mitra untuk membersihkan aliran Sungai. Tetapi tidak dilakukan secara rutin, pada drainase lingkungan kami sebenarnya memberikan tanggung jawab pada setiap warga. Yaa, tapi Namanya Masyarakat jika tidak diawasi pasti tidak dilakukan secara rutin” Ungkap Maryani, Sekertaris Kelurahan Kenali Besar Ketika diwawancarai.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi risiko banjir di perumahan ini. Salah satunya adalah pembangunan jembatan di dekat drainase besar untuk memperlancar aliran air dan mencegah meluapnya air. Selain itu, ada inisiatif untuk mendirikan bank sampah. Namun, menurut warga setempat, bank sampah yang ada berasal dari kelurahan lain dan belum berfungsi secara optimal. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat setempat dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Salah satu penyebab banjir itu memang karena dataran rendah dek sama hujan deras, tapi salah satu penyebabnya tuh karena tanah yang di drainase menumpuk. Kalau semisalnya harus dibersihkan setiap saat ya cape dek. Jadi ya semakin lama menumouk, terus kalua hujan banjir. Tapi terakhir banjir tuh pas LP Roboh dek, tinggi nian sampe pagar sekolah terendam” Ungkap Lili, salah satu warga.
Jika dilihat dari pemaparan yang bersangkutan, Penanganan banjir di Kelurahan Kenali Besar memerlukan pendekatan yang komprehensif, mulai dari perbaikan infrastruktur drainase hingga edukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan perawatan drainase. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan banjir. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan masalah banjir di perumahan Kembar Lestari dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat hidup dengan lebih aman dan nyaman serta peluang terjadi banjir semakin kecil.(Adi saputra, Faradilla Aulia, Dona, Rafika Farma, dan Dimas Martua Panggabean)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110