Banyak Keluhan PKL Talang Banjar, Ini Kata Kasatpol PP

Minggu, 04 Agustus 2024 - 18:59:50 WIB - Dibaca: 2450 kali

Kasatpol PP Kota Jambi, Feriadi
Kasatpol PP Kota Jambi, Feriadi (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Beberapa bulan terakhir, kehadiran pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Orang Kayo Pingai, kawasan Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, telah menimbulkan keluhan di kalangan masyarakat.

Banyaknya PKL yang berjualan di pinggir jalan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kasatpol PP Kota Jambi, Feriadi, menegaskan bahwa penertiban sementara tidak cukup dan mendesak perlunya solusi jangka panjang untuk masalah ini.

Kawasan Pasar Talang Banjar di Kota Jambi semakin memanas dengan maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang mendirikan lapak di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai.

Kehadiran PKL ini menyebabkan kemacetan dan kesulitan bagi pengguna jalan.

Kasatpol PP Kota Jambi, Feriadi, mengungkapkan bahwa meskipun pihaknya telah melakukan beberapa kali penertiban, masalah ini belum teratasi dengan baik.

"Penertiban yang kami lakukan hanya bersifat sementara. Setelah kami lakukan penertiban, para pedagang kembali berjualan di tempat yang sama," ujar Feriadi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mencari solusi permanen untuk masalah ini.

Salah satu solusi yang telah diusulkan adalah pembangunan trotoar di sepanjang jalan tersebut, sehingga tidak ada lagi kesempatan bagi PKL untuk berjualan di pinggir jalan.

Feriadi juga menyoroti ketidaksesuaian antara jumlah pedagang dengan fasilitas yang tersedia.

"Jumlah pedagang yang ada saat ini jauh melebihi kapasitas fasilitas yang ada. Akibatnya, mereka terpaksa berjualan di pinggir jalan karena tempat yang ada tidak memadai," jelasnya.

Feriadi menegaskan bahwa solusi jangka panjang sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

"Jika hanya diusir sana-sini tanpa ada solusi yang jelas, masalah ini tidak akan pernah selesai. Kami membutuhkan langkah konkret yang bisa mengatasi masalah secara menyeluruh," tambah Feriadi.

Dengan meningkatnya keluhan masyarakat dan kemacetan yang disebabkan oleh PKL, harapan besar kini terletak pada pemerintah kota untuk mengambil tindakan yang tepat.

Pengembangan infrastruktur yang lebih baik dan penataan kawasan pasar diharapkan dapat memberikan solusi yang berkelanjutan dan memuaskan bagi semua pihak terkait. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA