JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Dua warga Kota Jambi, Suhaimi dan Raden Herman, ditemukan meninggal dunia setelah terjebak dalam sumur yang mereka gali sendiri sebagai akibat dari kekeringan. Peristiwa tragis ini terjadi di RT.10 Kelurahan Penyengat, Kecamatan Telanaipura, pada Selasa malam (13/8).
Menurut laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkartan) Kota Jambi, tim menerima informasi mengenai kejadian tersebut pada pukul 19.48 WIB dan segera merespons. Tim tiba di lokasi pada pukul 19.58 WIB, namun menghadapi berbagai kesulitan saat melakukan evakuasi.
Mustari Affandi, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, menjelaskan, "Tim kami menghadapi beberapa hambatan, termasuk kedalaman sumur yang mencapai 12 meter, serta adanya bau gas dan minyak di dalam sumur. Diameter sumur yang sangat kecil juga menyulitkan proses evakuasi. Selain itu, padatnya masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut turut menghambat."
Untuk menyelamatkan korban, tim menggunakan alat rescue dan pita webbing yang diikatkan pada kayu penyanggah di atas sumur. Peralatan pendukung seperti pulley double, tali karmantel, dan SCBA juga digunakan untuk melindungi tim selama proses evakuasi. Proses evakuasi berhasil dilakukan dalam waktu 48 menit setelah laporan diterima.
Mustari Affandi menjelaskan kronologi kejadian, "Korban Suhaimi dan Raden Herman menggali sumur untuk mencari sumber air akibat kekeringan yang melanda. Namun, kedalaman sumur dan kurangnya oksigen menyebabkan mereka terjebak dan akhirnya meninggal. Kami berhasil mengevakuasi mereka dengan aman."
Tim rescue Damkartan Kota Jambi, bersama Camat Telanaipura dan Kapolsek Telanaipura, telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Selama operasi, tidak ada cidera yang dialami oleh petugas, dan evakuasi dilakukan dengan lancar.
Mustari Affandi menekankan pentingnya kewaspadaan dalam melakukan aktivitas seperti menggali sumur, terutama dalam kondisi kekeringan. "Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat melakukan kegiatan yang berpotensi berbahaya," ujarnya. (Cr04)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
Realisasi Pembangunan Pedestrian di Kota Jambi Capai 80 Persen