JAMBIPRIMA.COM JAMBI – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi tengah mengkaji kemungkinan mendatangkan harimau sumatera untuk menambah koleksi satwa di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi. Hal ini mempertimbangkan kondisi harimau yang ada saat ini, yang sudah memasuki usia tua.
Pelaksana Tugas Kepala BKSDA Jambi, Teguh Sriyanto, menegaskan bahwa proses penambahan satwa tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan, terutama kesiapan sarana dan prasarana di kebun binatang.
"Harus ada persiapan yang matang. Menambah satwa bukan hanya soal mendatangkan hewan, tetapi juga kesiapan kandang, pakan, serta tenaga yang akan mengurusnya," ujar Teguh, Senin (17/2/2025).
Ia juga menegaskan bahwa rencana penambahan ini tidak berkaitan dengan viralnya kondisi harimau sumatera bernama "Uni" yang belakangan menjadi sorotan publik karena tampak kurus. Menurutnya, Uni yang kini berusia 23 tahun sudah masuk kategori lanjut usia.
"Di alam liar, harimau biasanya bertahan hingga usia 15 tahun karena kemampuan berburu mereka semakin menurun. Namun, di kebun binatang atau tempat konservasi, usia harimau bisa lebih panjang karena makanannya sudah tersedia," jelas Teguh.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Binatang Taman Rimba Jambi, Raden Wawan Setyawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada BKSDA Jambi untuk meminta tambahan satwa, khususnya harimau sumatera.
"Saat ini, harimau yang tersisa di Taman Rimba tinggal satu ekor dan sudah berusia tua. Oleh karena itu, kami mengajukan permintaan kepada BKSDA untuk menambah koleksi," kata Raden Wawan.
Menanggapi permohonan tersebut, BKSDA Jambi akan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan. Selain kesiapan fasilitas, faktor kesejahteraan satwa juga menjadi perhatian utama dalam rencana ini.
Sebelumnya, dokter hewan Taman Rimba Jambi, Larasati, menjelaskan bahwa kondisi Uni masih dalam kategori normal berdasarkan body score counting. Meskipun tampak kurus, hal tersebut dinilai wajar mengingat faktor usia lanjut.
Masyarakat pun berharap agar langkah terbaik dapat diambil demi kesejahteraan satwa di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi serta upaya konservasi harimau sumatera yang semakin terancam punah. (Cr04)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
Kota Jambi Defisit 15 Persen RTH, Pj Wali Kota Soroti Alih Fungsi Lahan