Tradisi Ziarah Makam di Kota Jambi Menjelang Ramadhan, TPU Mulai Ramai Peziarah

Rabu, 26 Februari 2025 - 22:27:32 WIB - Dibaca: 1530 kali

TPU Putri Ayu Kota Jambi mulai dipadati peziarah.
TPU Putri Ayu Kota Jambi mulai dipadati peziarah. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Menjelang bulan suci Ramadhan, masyarakat Kota Jambi mulai melaksanakan tradisi ziarah makam. Kebiasaan ini telah menjadi bagian dari budaya umat Muslim untuk mengirim doa kepada keluarga yang telah meninggal dunia.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Jambi mulai ramai didatangi peziarah. Mereka datang bersama keluarga untuk membersihkan makam, menabur bunga, dan mendoakan kerabat yang telah berpulang. Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahun dan biasanya mencapai puncaknya sepekan sebelum Ramadhan.

Pantauan pada Rabu (26/2/2025), pemakaman Putri Ayu di Kelurahan Sungai Putri, Kota Jambi, mulai dipadati pengunjung. Para peziarah datang membawa peralatan untuk membersihkan makam keluarga mereka. Selain itu, beberapa TPU lain di Kota Jambi, seperti TPU Talang Jauh dan TPU Sungai Kambang, juga terlihat ramai.

Sari, salah satu peziarah di TPU Putri Ayu, mengatakan bahwa ziarah menjelang Ramadhan sudah menjadi tradisi keluarganya.

"Kami datang bersama keluarga untuk mengirim doa, membersihkan rumput di makam kakek, dan menabur bunga," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Hasan, peziarah lainnya. Ia rutin berziarah setiap tahun untuk mendoakan almarhum orang tuanya.

"Setiap tahun kami selalu ziarah. Tabur bunga, baca doa bersama keluarga," katanya.

Hasan menambahkan bahwa selain menjelang Ramadhan, ia juga melakukan ziarah tiga hari sebelum Idul Fitri.

"Tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi juga menjelang Lebaran kami berziarah ke makam orang tua. Karena rumah juga tidak terlalu jauh dari sini," jelasnya.

Di sekitar TPU, warga setempat turut memanfaatkan momen ini dengan berjualan bunga tabur dan air. Selain itu, beberapa warga juga menawarkan jasa pembersihan makam bagi para peziarah yang ingin membersihkan makam keluarganya.

Tradisi ziarah makam ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga yang datang bersama. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA