JAMBIPRIMA.COM – Sebuah rumah non permanen milik RD. M. Amin Hudori, warga Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, ambruk akibat terjangan banjir yang disertai hujan deras pada Minggu dinihari 9 Maret 2025. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB ini sempat mengejutkan korban dan keluarganya yang tengah tertidur lelap.
Beruntung, RD. M. Amin Hudori bersama istri dan dua anaknya berhasil menyelamatkan diri tepat sebelum rumah mereka roboh. Menurut kesaksiannya, ia sempat mendengar suara tiang rumah bergoyang keras sebelum akhirnya mengajak keluarganya berpindah ke ruangan samping. Selang beberapa menit kemudian, rumah berukuran 4x8 meter yang berada di pinggir jalan nasional tersebut ambruk dan jatuh ke dalam genangan air Sungai Batanghari.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengungkapkan hasil investigasi Tim Tanggap Darurat menunjukkan bahwa penyebab utama kejadian ini adalah getaran kendaraan besar yang kerap melintas di jalan nasional. Getaran ini membuat tiang penyangga rumah yang hanya berbahan kayu menjadi semakin rapuh.
"Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir memperparah kondisi pondasi rumah. Akibatnya, rumah tersebut tidak mampu bertahan dan akhirnya ambruk," kata Mustari Affandi, Senin (10/3/2025).
Diperkirakan, total kerugian akibat kejadian ini mencapai kurang dari Rp50 juta. Meskipun rumahnya hancur, keluarga korban selamat tanpa mengalami luka.
Menanggapi insiden ini, Pemerintah Kota Jambi langsung mengambil langkah cepat. Walikota Jambi Maulana bahkan melakukan video call langsung dengan korban untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kebutuhan dasar keluarga tersebut segera dipenuhi.
Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah mengajukan bantuan melalui Dana Bantuan Tak Terduga (BTT) guna membantu korban membangun kembali rumahnya yang hancur.
Dinas Sosial Kota Jambi pun ikut turun tangan dengan memberikan bantuan logistik bagi keluarga korban, sementara Kepala Sekolah SDN 208/V Kota Jambi telah diminta untuk membantu menyediakan perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban yang terdampak.
Pemkot Jambi juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir atau yang menggunakan tiang penyangga kayu untuk tetap waspada. Jika terjadi tanda-tanda bangunan melemah, warga diminta segera mengungsi demi keselamatan.
Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam dan memberikan bantuan cepat bagi warga yang terdampak. (Ahmad)
Rektor UIN STS Jambi Dampingi Mensos Tinjau Open House Sekolah Rakyat di Jambi
Diduga Curi Sawit, Warga Air Panas Sungai Bengkal Dilaporkan ke Polda Jambi
Polda Jambi Gelar Gerakan Bersih Lingkungan, Gaungkan Semangat "Satu Langkah, Sejuta Perubahan"
202 Jamaah Haji Tebo Sehat, Kepulangan Dijadwalkan Mulai 26 Juni
Nasabah Keluhkan Antrean Panjang ATM Bank 9 Jambi di Merangin
Audiensi dengan BWSS VI Jambi, Bupati Dedy Putra Bahas Rencana Pembangunan Mall di Bungo
Tindaklanjuti RDP dengan Komisi 3 DPRD, PLN Surati Bupati Tebo