Pemkot Jambi Targetkan Pabrik Pengolahan Sampah Beroperasi Sebelum HUT Kota Jambi

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:22:48 WIB - Dibaca: 2182 kali

Musrenbang RKPD 2026 Pemkot Jambi.
Musrenbang RKPD 2026 Pemkot Jambi. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, menargetkan sebelum Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi pada Mei 2025, pabrik pengolahan sampah menjadi briket atau RDF briket, maggot sampah, biji plastik, dan produk lainnya sudah dapat diresmikan dan beroperasi.

Hal ini disampaikan Maulana dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 yang digelar di Hotel BW Luxury, Kamis (20/3/2025).

"Targetnya, dalam lima tahun ke depan, sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo akan segera habis atau Zero Waste, dengan dikelola menjadi bahan produktif," ujar Maulana.


RDF briket merupakan bahan bakar alternatif yang dibuat dari sampah residu yang telah diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF). Produk ini dapat menggantikan bahan bakar fosil seperti bensin, minyak tanah, dan kayu bakar.

Maulana mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang menawarkan kerja sama untuk mengelola sampah tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya telah melakukan presentasi kepada Pemkot Jambi.

"Kita akan memilih perusahaan terbaik yang mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari, agar persoalan sampah di Kota Jambi bisa ditangani secara tuntas," tambahnya.


Jika pengelolaan sampah ini berjalan optimal, maka masalah sampah di hilir dapat teratasi. Maulana juga berencana mengalokasikan sebagian lahan di TPA Talang Gulo untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat.

"TPA Talang Gulo memiliki luas 25 hektare. Ke depannya, 10 hektare akan digunakan untuk pengelolaan sampah, sedangkan 15 hektare sisanya bisa dimanfaatkan untuk hal lain seperti taman kota, pembangunan sirkuit permanen, dan berbagai fasilitas publik lainnya," jelasnya.

Dengan upaya ini, Pemkot Jambi optimis bisa mengatasi permasalahan sampah secara menyeluruh sekaligus menciptakan solusi berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA