Disprindag Tebo Bakal Tindak Tegas Pangkalan Gas yang Nakal, Edi Sofyan: Kita sudah punya bukti

Kamis, 27 Maret 2025 - 09:04:57 WIB - Dibaca: 1920 kali

Kabid Perdagangan Disperindagkop,umkm Kabupaten Tebo, Edi Sofyan
Kabid Perdagangan Disperindagkop,umkm Kabupaten Tebo, Edi Sofyan (Ardi)

JAMBIPRIMA.COM,TEBO - Masyarakat Tebo sudah sebulan ini hingga mendekati lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M mengeluh selain sulit di dapat, harga lequid petroleum gas (LPG) subsidi 3 Kg yang dijual ditingkat pangkalan dan pengecer sudah melampaui ketentuan bisa mencapai Rp 45 ribu/tabung.

Berkaitan hal ini dinas perindustrian, perdagangan, koperasi (Disprindagkop & UMKM) melalui Kabid perdagangan Edi Sofyan kembali me-warning agen-agen LPG yang ada di Tebo untuk memberi peringatan ke pangkalan dan pengecer di bawahnya yang tidak mentaati aturan.

Edi menjelaskan, kebutuhan gas di Kab Tebo perhari adalah 7280 tabung yang di distribusikan oleh agen, atau satu agen 4 mobil/hari. Agen-agen LPG yang ada di Kab Tebo tersebut rimbo jaya rahayu lestari (RJRL), indah jaya mandiri (IJM), Gumiwang dan sutan tebo energi (STE).

Penggunaan Lpg subsidi terbanyak adalah Kec Tebo Tengah dan Rimbo Bujang yaitu 2780 tabung/hari," lanjutnya.

Dijelaskan Edi Sofyan, peringatan kepada agen-agen LPG secara lisan sudah di sampaikan agar pihak agen mengingatkan pangkalan dibawahnya terutama terkait harga yang terlalu tinggi di pangkalan, bukan di toko/ pengecer.

" Namun saya berharap ada bukti foto/ video apabila ada pangkalan yang menjual di luar harga ketentuan, kalau sudah seperti ini kita akan langsung surati pihak pertamina, karena sebelumnya agen sudah diingatkan tapi tidak ada tindak lanjutnya.

"Untuk tindakan terhadap pangkalan LPG ada jenjangnya, kita sudah dapat bukti video dan sudah disampaikan ke agen dan pertamina. Kita akan surati agennya apabila tidak ada tindaklanjut baru di laporkan ke aparat hukum," tegasnya.

Berdirinya pangkalan disatu kecamatan tidak boleh lari ke kecamatan lain, karena pangkalan harus sesuai dengan data KTP warga miskin di daerahnya.

Dengan begitu, melalui media ini ungkap Edi Sofyan, saya memberi peringatan keras kepada pangkalan jangan ada lagi gasnya di alihkan ke kecamatan lain," tegasnya lagi.

" Apabila ada kekurangan pangkalan di kecamatan bisa ajukan, kemarin sudah saya ingatkan sudah bahwa ada agen baru di Kab Tebo, silahkan pihak di Kecamatan sudah saya tawari,"ucap Edi.

Terkait dengan pangkalan LPG yang nakal, bisa lapor ke saya dan saya akan surati agen selanjutnya agen yang menegur pangkalannya jika tidak ada tindakan baru di teruskan ke pertamina supaya ada efek jera,"ujar Edi Sofyan, Rabu 26 Maret 2025. (Ardi)





BERITA BERIKUTNYA