JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kota Jambi menuntaskan persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah dengan mengalokasikan dana Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp24 miliar untuk penanganan bencana, termasuk banjir, pada tahun 2025.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Al Haris saat bersilaturahmi ke Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin malam (7/4/2025). Dalam kunjungan yang juga menjadi ajang koordinasi strategis tersebut, persoalan banjir menjadi pembahasan utama antara Gubernur dan Wali Kota Jambi, dr. Maulana.
"Kunjungan ini tentu pertama untuk silaturahmi karena masih suasana Lebaran. Tapi yang lebih penting, kita juga bicara soal Kota Jambi, terutama persoalan banjir yang harus segera ditangani bersama," ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur menegaskan bahwa banjir merupakan bencana yang sulit diprediksi, namun dampaknya masih bisa dikendalikan dengan langkah antisipatif. Karena itu, Pemprov Jambi melalui dana BTT siap mendukung Pemkot Jambi.
"Kita akan duduk bersama dengan PUPR Kota dan PUPR Provinsi, melihat apa yang paling urgen agar kota ini makin aman dan nyaman," imbuhnya.
Diketahui, anggaran BTT senilai Rp24 miliar tahun 2025 difokuskan melalui dua OPD utama, yakni BPBD dan Dinas Sosial Dukcapil. Dana ini tidak hanya bersifat reaktif saat bencana terjadi, tetapi juga mendukung langkah-langkah strategis seperti perbaikan saluran air, pembangunan kolam retensi, dan normalisasi drainase.
Sementara itu, Wali Kota Jambi dr. Maulana menyampaikan apresiasinya atas perhatian Gubernur Jambi terhadap persoalan banjir. Ia menyebut, titik-titik genangan yang membutuhkan penanganan jangka pendek akan diusulkan untuk mendapatkan alokasi dana BTT Provinsi.
"Bapak Gubernur menyampaikan jika tidak dianggarkan lewat APBD, maka akan digunakan dana BTT. Bahkan balai BWSS VI juga siap membantu. Ini artinya kita akan gotong royong menyelesaikan persoalan banjir sesuai kewenangan masing-masing," ujar Maulana.
Ia juga memerintahkan jajaran Dinas PUPR Kota Jambi untuk segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi agar program penanganan dapat segera dijalankan.
"SDA fokus saja ke persoalan banjir. Tidak ada alasan lagi kita tidak siap," tegasnya.
Dengan adanya dukungan anggaran dari Pemprov dan sinergi antarinstansi, diharapkan penanganan banjir di Kota Jambi bisa lebih optimal, cepat, dan tepat sasaran. (Cr04)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
284 Pegawai Pemkot Jambi Mangkir di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, 207 Tanpa Keterangan