JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk mendukung proses pembebasan lahan dalam pengerjaan normalisasi Sungai Asam, sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Dr,.dr. Maulana, mengatakan bahwa anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan proyek normalisasi sungai yang selama ini menjadi titik rawan banjir di kawasan padat penduduk.
“Kita tahu, di Kota Jambi, saat hujan turun selama tiga jam dengan intensitas tinggi saja, wilayah-wilayah sekitar Sungai Asam langsung terdampak banjir. Salah satu penyebab utamanya adalah aliran sungai yang mengalami penyempitan akibat padatnya bangunan warga,” ujar Maulana, Senin 14 April 2025.
Ia menambahkan bahwa untuk mendukung pelebaran Sungai Asam, Pemkot telah menurunkan tim teknis untuk melakukan pendataan dan menghitung kebutuhan pembebasan lahan serta besaran ganti rugi yang dibutuhkan. Selain menggunakan dana dari APBD, Pemkot juga menyiapkan skema pembiayaan melalui Belanja Tak Terduga (BTT).
Di luar anggaran dari Pemkot, Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen mengalokasikan dana sebesar Rp25 miliar untuk membantu proses pembebasan lahan. Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk proyek normalisasi Sungai Asam ini diperkirakan mencapai Rp75 miliar. (Ahmad)
Tanah Dihibahkan untuk Masa Depan Permukiman, Warga Keberatan Jalan TMMD Dijadikan Jalur Pipa Migas
Hari Adat Melayu Jambi dan 1 Muharram: Menjaga Identitas di Tengah Arus Perubahan Zaman
Pilkades Tebo Memanas! Tim Cakades Nomor 01 Ajukan Keberatan, PMD Mulai Proses Pengaduan
DPRD dan Pemkab Merangin Sepakat, Kepsek Mundur dan Nonjob Kembali Jadi Guru, Sertifikasi Tetap Aman
WNA China Terindikasi Jaringan TPPO Dideportasi dari Tebo, Imigrasi Ajukan Pencekalan Permanen
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH MENGHADAPI EFISIENSI ANGGARAN PUSAT
Anggaran 1,5 M, Kadis PU Malah Prioritaskan Interior Kantor Ketimbang Perbaiki Jalan yang Hancur