JAMBIPRIMA.COM,TEBO - Soal perseteruan yang terjadi antara pemerintah desa (Pemdes) dalam hal ini Kepala desa (Kades) dengan badan permusyawaratan desa (BPD) Mangunjayo Kecamatan Tebo Tengah yang di mediasi oleh Pj Sekda belum lama ini yang berakibat molornya pembahasan APBDes tahun 2025, di tanggapi oleh Wabup Tebo Nazar Efendi.
Bahwa kedua belah pihak, kata Nazar antara Pemdes dan BPD Mangunjayo sudah ada kesepakatan, ungkapnya usai rapat paripurna di gedung DPRD Tebo, Senin 28 April 2025.
Nazar melanjutkan, yang paling penting bagi kami adalah desa jangan jadi korban. Karena anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) itu kesepakatan antara perangkat desa dan BPD, karena satu-satunya desa yang belum salur dana desa (DD) adalah Mangunjayo.
Dari sisi pemerintah daerah (Pemda) Ia berharap ada solusi di tingkat desa.
"Supaya ada kesepakatan, agar desa tidak menjadi korban, perangkat desa dan BPD kedepannya dapat berjalan dengan seiring, seirama lah,"ujar Nazar.
" Saya pikir pemberhentian BPD Mangunjayo bukan solusi, yang paling penting kesepakatan antara perangkat desa yang ada di desa,"tutup Nazar. (ARD)
Bunda PAUD Tebo Paparkan Komitmen Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Podcast Inspiratif
Wabup Tebo Pimpin Rakor Distribusi BBM Solar, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
PetroChina Serahkan 2 Ambulans untuk RS Adhyaksa Jambi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Tebo Dipastikan Dapat 480 Bedah Rumah, Ribuan RTLH Masih Menunggu Bantuan
Bupati M Syukur Tampilkan Budaya Merangin di PKD Jambi, Dorong Pelestarian Adat dan UMKM
Peringati HANI 2026, Bupati Tebo Ajak Masyarakat Perangi Narkoba demi Generasi Emas 2045
Jalankan Fungsi Pengawasan, Fraksi PDI-P Meminta Salinan DPA Murni dan DPA Pasca Efisiensi Dinas PU