JAMBIPRIMA.COM,TEBO - Proyek hibah dana Rehabilitasi dan Rekontruksi (RR) dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) TA 2024, dari tiga lokasi, dua di antaranya sudah selesai di proses di unit layanan pengadaan (ULP) yaitu Pagar Puding sudah berkontrak, dan di Penapalan kontraknya baru di buat pada Jum'at 9 Mei 2025, sedang satu lokasi lagi yang di Sungai Alai masih berproses di ULP," terang Plt BPBD Tebo Ahmad Roni.
Roni mengatakan, bahwa dalam zoom meeting dengan BNPB, pada intinya BNPB ingin percepatan progres di Kab/Kota yang mendapat dana hibah RR, tahun 2024 kemarin 68 Kab/Kota termasuk Tebo. "Jadi zoom meeting kemarin itu di ikuti seluruh Bupati dan kepala BPBD dalam rangka arahan dari kepala BNPB.
Pada proyek hibah dana RR BNPB tersebut, ada 4 orang tim teknis yang bakal membantu pelaksanaan fisik di lapangan, semuanya dari PUPR Tebo.
Lanjutnya, waktu penandatanganan kontrak kita sudah arahkan kepada pihak rekanan untuk di lakukan percepatan kegiatannya di lapangan baik itu persiapan maupun pengadaan yang bersifat inden,"kata Roni.
" Untuk target pengerjaan tiga lokasi tersebut, Roni meyakini akhir tahun 2025 ini bakal selesai.
Dilansir media ini sebelumnya, Selasa 22 April 2025 lalu, Plt BPBD Tebo, A Roni menjelaskan, dua kegiatan dana hibah RR dari BNPB tersebut pertama adalah rekonstruksi jalan Kabupaten dan tanggul sungai desa Pagar Puding Kec Tebo Ulu dengan Pagu sekitar Rp20, 5 milyar.
Selanjutnya yang kedua rehabilitasi dan jalan Desa Penapalan Kec Tengah Ilir sekitar Rp3, 2 milyar, yang ketiga, RR jalan Sungai Alai ke Blok A Kec Rimbo Ilir sekitar Rp700 juta,"ungkap Roni, Jum'at 9 Mei 2025. (ARD)