Gudang Minyak di Payo Selincah Kota Jambi Terbakar, Ini Kronologinya

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:06:35 WIB - Dibaca: 1836 kali

Kebakaran gudang minyak di Selincah, Kota Jambi
Kebakaran gudang minyak di Selincah, Kota Jambi (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan secara langsung kronologi serta upaya pemadaman atas peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di sebuah gudang minyak di kawasan Jalan Baru RT 27, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah, Jumat pagi (16/5/2025).

Mustari mengatakan laporan pertama diterima melalui layanan darurat pada pukul 09.14 WIB. Tim dari Posyankar Jambi Timur langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pukul 09.28 WIB. “Respon time kita 14 menit. Begitu mendapat laporan, kita segera bergerak sesuai prosedur,” ungkapnya.

Menurut keterangan warga, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari dalam gudang dan langsung memicu kebakaran hebat. Gudang tersebut diketahui menyimpan drum, tedmon, dan kendaraan yang berisi bahan bakar minyak. Kondisi ini memperparah penyebaran api dan membuat pemadaman menjadi lebih menantang.

Sebanyak 70 personel dari berbagai pos Damkar dikerahkan ke lokasi, dilengkapi dengan 1 unit armada komando, 6 unit armada tempur, dan 2 unit armada suplai. Pemadaman juga melibatkan penggunaan fire blanket dan liquid foam untuk mengendalikan api yang berasal dari bahan bakar kelas B. Total air yang digunakan mencapai 120.000 liter, dengan tambahan 120 liter liquid foam.

“Pemadaman berlangsung selama 1 jam 45 menit. Salah satu hambatan utama adalah kemacetan di sekitar lokasi serta banyaknya kendaraan dan material mudah terbakar di sekitar area kebakaran. Namun Alhamdulillah, api berhasil kita padamkan dengan aman, tanpa korban jiwa maupun luka-luka,” ujar Mustari.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut membantu penanganan, termasuk jajaran kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta Damkar Kabupaten Muaro Jambi. “Ini adalah bentuk sinergi dan komitmen kita bersama dalam menjamin keselamatan warga. Prinsip kami tetap 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani dan Tuntas,” tutup Mustari.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, begitu pula dengan nilai kerugian yang ditimbulkan dari insiden tersebut. (ahmad)





BERITA BERIKUTNYA