JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Dr. Sindi, S.H., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025, yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan serta pelaksanaan program prioritas nasional di tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sindi menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Tebo dalam rakor ini merupakan bentuk komitmen daerah untuk mendukung sinkronisasi program pembangunan, khususnya di bidang pelayanan publik, peningkatan kualitas SDM aparatur, dan percepatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui forum ini, kita bisa menyamakan persepsi dan arah kebijakan agar program daerah dapat selaras dengan program nasional. Sinkronisasi ini penting supaya tidak terjadi tumpang tindih kegiatan dan anggaran,” ujar Dr. Sindi usai acara.
Rakor yang dihadiri oleh para Sekda dari seluruh Indonesia tersebut juga membahas strategi implementasi kebijakan prioritas nasional di tingkat daerah, termasuk pemantapan perencanaan pembangunan berbasis hasil serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan kepada kementerian terkait tantangan serta kebutuhan riil di lapangan, terutama dalam konteks pelaksanaan program lintas bidang.
“Kami berharap hasil rakor ini dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Tebo, dalam merancang program dan kegiatan tahun 2025 yang lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. (ARD)
Nela Ervina Kembali Diperiksa Kejari Jambi, Kasus Korupsi Pajak Rugikan Negara Rp1,37 Miliar
BMKG Prediksi Musim Hujan Jambi Mulai Akhir Oktober, Puncaknya Desember 2026
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, 18 Orang Jadi Tersangka
Kabut Asap Jambi Tekan Pariwisata, Pedagang di Kawasan Wisata Mulai Tutup Gerai
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah