JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Solidaritas Wartawan Merangin (SWM) mendesak Polres Merangin untuk menindak tegas para pelaku intimidasi terhadap jurnalis yang tengah meliput di kawasan Dam Betuk, pada Jumat (7/11). Aksi intimidasi itu diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang terlibat dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Peristiwa tersebut terjadi setelah Wakil Bupati Merangin H. A. Khafid meninggalkan lokasi peninjauan. Saat itu, sejumlah wartawan yang masih berada di lokasi diminta menghapus video hasil liputan dan mendapat perlakuan intimidatif.
“Kami menuntut keadilan atas tindakan tersebut. Kebebasan pers adalah hak konstitusional yang harus dilindungi,” tegas Bas, wartawan Bungo TV sekaligus pimpinan aksi damai SWM di depan Mapolres Merangin, Kamis (13/11).
Dalam aksi yang diikuti puluhan wartawan dari berbagai media, Bas bersama Riko (Nusantara TV), Andy Lubis, Yanto Bule, Ulil King, dan Yahya, meminta Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah agar menindaklanjuti laporan resmi yang telah mereka buat.
“Tolong usut tuntas laporan kami dengan nomor STP/576/XI/RES.1.24/2025. Kami mengecam keras tindakan intimidasi ini dan berharap tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis,” ujar Riko.
Menanggapi hal itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai prosedur hukum.
“Kami pastikan proses hukum akan berjalan. Kami juga mendukung penuh program Bupati H. M. Syukur yang akan menjadikan Dam Betuk sebagai sentra keramba ikan untuk kepentingan masyarakat,” kata Kapolres.
Sebelum menggelar aksi damai di Mapolres, SWM terlebih dahulu mendatangi Plt Kadis Kominfo Merangin Akhmad Khoirudin (Akhoi) dan Sekdin Kominfo Teguh untuk meminta pendampingan. Bersama kedua pejabat itu, para wartawan melakukan long march dari Kantor Dinas Kominfo menuju Mapolres Merangin.
Aksi damai tersebut pun sempat menarik perhatian warga Kota Bangko. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Nela Ervina Kembali Diperiksa Kejari Jambi, Kasus Korupsi Pajak Rugikan Negara Rp1,37 Miliar
BMKG Prediksi Musim Hujan Jambi Mulai Akhir Oktober, Puncaknya Desember 2026
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, 18 Orang Jadi Tersangka
Kabut Asap Jambi Tekan Pariwisata, Pedagang di Kawasan Wisata Mulai Tutup Gerai
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah
Rekam Rekan Kerja Saat Usai Mandi, Pria di Merangin Diciduk Polisi