JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Suasana haru mewarnai kegiatan reses Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, di Desa Danau Sarang Elang, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Selasa (02/12/25). Pertemuan yang dihadiri ratusan warga itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami, mulai dari kesejahteraan guru, UMKM, infrastruktur, hingga anggaran desa.
Momen paling menyentuh terjadi ketika seorang guru, Sumarsih, menyampaikan keluhan mengenai honor yang belum dibayarkan hampir enam bulan. Dengan suara bergetar, ia mengaku tetap mengajar meski tanpa kepastian kapan haknya diterima.
Keluhan itu membuat suasana ruangan berubah hening dan penuh empati.
Merespons hal tersebut, Ivan Wirata mengajak semua guru yang hadir untuk berdiri bersama dan menyanyikan Hymne Guru. Lantunan syahdu lagu tersebut membuat banyak peserta reses menundukkan kepala, bahkan beberapa tampak meneteskan air mata.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Semangat mencerdaskan anak bangsa tidak boleh padam. Persoalan honor ini akan segera saya sampaikan ke dinas terkait, agar ada penyelesaian cepat,” tegas Ivan. dikutip dari Jambiday.com.
UMKM Curhat Minim Modal, Selain persoalan guru, kelompok ibu-ibu pelaku UMKM juga memanfaatkan momen reses ini untuk menyampaikan kendala mereka. Banyak di antara mereka mengaku kekurangan modal serta peralatan usaha, sehingga perkembangan usaha rumahan menjadi terhambat.
Menanggapi hal ini, Ivan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan dukungan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“UMKM adalah penggerak ekonomi desa. Harus ada dukungan nyata agar mereka bisa bangkit dan berkembang,” ujarnya.
Panitia MTQ Minta Dukungan, Aspirasi lain datang dari panitia MTQ tingkat Desa Danau Sarang Elang. Mereka meminta bantuan pendanaan dan fasilitas pelaksanaan kegiatan syiar Islam tersebut. Ivan pun langsung merespons dengan memberikan bantuan dari kantong pribadinya.
“Syiar Islam harus terus digelorakan. InsyaAllah saya ikut mendukung MTQ di Sarang Elang,” katanya disambut tepuk tangan warga.
Jalan Rusak 10 Kilometer Hambat Aktivitas Warga, Masalah besar lain yang mencuat adalah kondisi akses jalan utama menuju desa. Jalan sepanjang sekitar 10 kilometer itu disebut sudah bertahun-tahun rusak parah dan kerap menghambat aktivitas warga, termasuk angkutan hasil pertanian serta akses anak sekolah.
Ivan memastikan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.
“Infrastruktur yang baik adalah kunci mempercepat pembangunan desa. Jalan ini harus menjadi prioritas,” tegasnya. dikutip dari Jambiday.com.
Kades Ungkap Dana Desa Dipotong & Dana Beka Beka Belum Cair, Kepala Desa Danau Sarang Elang, Bejo, turut melaporkan bahwa dana desa yang diterima tahun ini mengalami pemotongan, sehingga banyak program tidak berjalan maksimal.
Selain itu, dana Beka Beka juga belum cair hingga akhir tahun, menyebabkan beberapa agenda pembangunan mandek.
“Kami sangat berharap Pak Ivan dapat menyuarakan persoalan ini. Anggaran dipotong dan dana Beka Beka belum turun. Akibatnya, aktivitas pembangunan di desa terhambat,” ujar Bejo.
Ivan mencatat seluruh aspirasi yang masuk dan berjanji akan menindaklanjutinya.
“Semua keluhan ini segera saya komunikasikan dengan pihak terkait. Kita ingin desa ini merasakan pelayanan yang adil dan pembangunan yang merata,” katanya.
Reses Penuh Kedekatan & Harapan, Kegiatan reses berlangsung hangat, penuh dialog, dan menunjukkan kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat. Semua aspirasi—mulai dari kesejahteraan guru, ekonomi rumah tangga, keagamaan, infrastruktur, hingga anggaran desa—menjadi catatan penting bagi Ivan Wirata untuk diperjuangkan di tingkat provinsi.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah, warga tampak lega setelah aspirasi mereka didengar langsung oleh wakil rakyat yang selama ini dikenal aktif turun ke lapangan. (Ahmad)
"Judul dan Narasi berita direvisi"
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi
Wagub Jambi Lepas 442 Jamaah Haji Kloter BTH 22, Titip Doa untuk Kemajuan Daerah
85 Jamaah Calon Haji Kloter 22 Asal Tebo Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci
F-BPM Sebut KUA Tabir Sesat, Kanwil Kemenag Jambi: Nikah Tak Harus Pakai Baju Pengantin
Warga Keluhkan Syarat Nikah Ulang di KUA Tabir, Biaya Baju Pengantin Jadi Sorotan
Wali Kota Tegaskan Evaluasi BUMD: “Jika Tak Mampu, Lebih Baik Mundur”