Diduga Kabur Saat Penangkapan Narkoba, Ayub Ditemukan Tewas di Sungai Tabir

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:39:52 WIB - Dibaca: 957 kali

Ilustrasi
Ilustrasi (www.istockphoto.com)

JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Warga Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Tabir, Selasa malam (13/1/2025). Korban diketahui bernama Ayub, warga Tanjung, Kelurahan Kampung Baruh, Kecamatan Tabir.


Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar sungai. Melihat kondisi mencurigakan, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan dipadati masyarakat yang ingin mengetahui peristiwa tersebut.

Kabar meninggalnya Ayub dibenarkan oleh Nazar, yang mengaku sebagai paman korban. Kepada awak media, Nazar menyampaikan bahwa jenazah Ayub telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangko.

“Iya benar, dia keponakan saya. Jenazah sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Bangko. Informasinya mau diautopsi, tapi dari pihak keluarga kami keberatan,” ujar Nazar.

Di tengah masyarakat, beredar informasi bahwa kematian Ayub diduga berkaitan dengan peristiwa penangkapan kasus narkoba yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Seorang warga setempat berinisial AN mengaku menyaksikan langsung kejadian penangkapan tersebut.
“Kejadiannya hari Minggu kemarin sekitar jam tiga sore. Saya melihat langsung ada penangkapan oleh pihak kepolisian. Informasinya Ayub sudah tertangkap dan diborgol,” ungkap AN.

Menurut keterangan AN dan sejumlah warga lainnya, saat proses penangkapan berlangsung, Ayub diduga berusaha melarikan diri dengan cara meloncat ke Sungai Tabir.
“Katanya dia kabur dan melompat ke sungai. Polisi sempat menunggu di sekitar sungai hampir dua jam, tapi Ayub tidak muncul,” lanjutnya.

Warga juga menyebutkan bahwa setelah menunggu cukup lama, aparat kepolisian akhirnya meninggalkan lokasi dan mengamankan dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Sejak saat itu, keberadaan Ayub tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ditemukan, kondisi jenazah Ayub dilaporkan sudah membusuk. Warga juga menyebutkan bahwa tangan korban diduga masih dalam keadaan terborgol. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bangko untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian, dugaan pelarian korban, maupun penyebab kematian Ayub. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memperoleh penjelasan resmi. (Lil)





BERITA BERIKUTNYA