JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Pemerintah Desa Muara Langeh, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kepala Desa Muara Langeh, Hanapi, menggulirkan program ternak ayam kampung dan budidaya bibit jagung yang diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk kegiatan hajatan dan sedekah.
Program ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus meningkatkan perekonomian desa. Ayam kampung hasil ternak BUMDes dapat dimanfaatkan oleh warga yang menggelar hajatan tanpa harus membeli dari luar desa.
Salah seorang warga Muara Langeh, Ardiana, mengatakan program ternak ayam kampung ini sangat membantu masyarakat. Menurutnya, warga yang membutuhkan ayam untuk hajatan cukup berkoordinasi langsung dengan pihak BUMDes atau pemerintah desa.
“Kalau ada masyarakat yang ingin kebutuhan ayam untuk hajatan, bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat yang mengelola dan pihak Pemerintah Desa Muara Langeh. Ini sangat membantu karena ayamnya tersedia di desa sendiri,” ungkap Ardiana.
Ia juga menyebutkan harga ayam kampung yang dikelola BUMDes cukup bersahabat, sesuai dengan program ketahanan pangan pemerintah pusat. Harga ayam ditetapkan sebesar Rp40 ribu per kilogram, sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Muara Langeh, Hanapi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya program ketahanan pangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa ternak ayam kampung ini dikelola langsung melalui BUMDes dan terbuka untuk masyarakat maupun pedagang yang membutuhkan.
“Ini merupakan program ketahanan pangan melalui BUMDes. Ayam kampung bisa diperjualbelikan, baik kepada pedagang maupun masyarakat sekitar. Warga yang membutuhkan ayam kampung untuk sedekah atau hajatan bisa langsung berkomunikasi dengan BUMDes Desa Muara Langeh,” jelas Hanapi.
Hanapi menambahkan, selain membantu kebutuhan masyarakat, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa dan membuka peluang usaha bagi warga setempat. Ke depan, Pemerintah Desa Muara Langeh berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. (Ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Pemkot Jambi Sulap Terminal Rawasari Jadi Pasar Bedug Ramadan