JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Warga Desa Titian Teras, Kecamatan sekitar aliran Sungai Batang Masumai, Kabupaten Merangin, mengeluhkan maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) jenis dompeng sungai yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Keluhan tersebut disampaikan warga kepada awak media melalui pesan WhatsApp. Mereka menyebut aktivitas tambang ilegal itu telah berlangsung cukup lama tanpa penindakan hukum yang tegas, meskipun pemerintah desa setempat telah memiliki peraturan desa (perdes) terkait larangan aktivitas tersebut.
Seorang warga berinisial PR mengungkapkan, keberadaan dompeng tidak hanya mengganggu ketertiban lingkungan, tetapi juga dinilai tidak memiliki toleransi terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
“Kami sudah sangat resah. Dompeng ini tetap bekerja. Beberapa hari lalu ada warga meninggal dunia, keluarga masih berduka, bahkan ada warga yang sedang sakit, mereka tetap beroperasi seolah tidak peduli,” ujar PR.
Menurut warga, aktivitas PETI tersebut diperkirakan telah berjalan lebih dari empat bulan. Selain melanggar aturan negara, para pelaku juga disebut mengabaikan hukum adat yang berlaku di desa.
“Mereka melawan hukum adat, apalagi hukum negara. Pemerintah desa seolah tidak dihiraukan,” tambahnya.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan berkelanjutan, karena sebelumnya jajaran Polres Merangin pernah melakukan razia dan membakar sejumlah dompeng di wilayah tersebut. Namun, aktivitas tambang ilegal itu kembali muncul dan bahkan disebut semakin berani.
Masyarakat Desa Titian Teras kini mendesak adanya langkah nyata dari pihak berwenang agar aktivitas PETI dapat dihentikan demi menjaga ketertiban, keselamatan warga, serta kelestarian lingkungan di sepanjang aliran Batang Masumai. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
RSUD STS Tebo Bungkam? SMSI Kembali Tagih Jawaban 11 Pertanyaan Dana BLUD
Diza Buka Festival Layang-Layang dan Jajanan Bengen, Hidupkan Kembali Tradisi dan Kuliner Masa Lalu
Dua Pejabat Disdik Kota Jambi Mundur, Wali Kota: Pilihan Kembali ke Jabatan Fungsional
Puncak El Nino, Manggala Agni Ingatkan Warga Waspada Karhutla
Oknum Brimob Polda Jambi Dilaporkan ke Propam, Istri Terseret Kasus Dugaan Pemalsuan