JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong penguatan nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dinas Sosial Kota Jambi bersama warga binaan Densus 88 dan penyandang disabilitas, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Jambi, khususnya di bulan suci Ramadan.
Acara ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Kota Jambi, perwakilan Densus 88, Camat Jambi Selatan, perwakilan Baznas Kota Jambi, Lurah Tambak Sari, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan antarwarga.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempererat hubungan sosial dan membangun kesadaran bersama bahwa masyarakat Kota Jambi harus hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghargai.
“Melalui kegiatan ini kita ingin membangun silaturahmi yang lebih erat, menjadikan kita satu ikatan yang kuat sebagai warga Kota Jambi yang toleran, inklusif, serta menolak segala bentuk radikalisme,” ujar Yunita.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba membaca Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta lomba kaligrafi yang sebelumnya telah digelar oleh Dinas Sosial Kota Jambi.
Selain itu, Dinas Sosial Kota Jambi juga memberikan tali asih kepada warga binaan Densus 88 sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar mereka dapat kembali berbaur serta berperan aktif di tengah masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang memberikan pesan-pesan moral tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat nilai kemanusiaan, serta menjauhi segala bentuk paham yang dapat memecah belah bangsa.
Yunita menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa Kota Jambi dibangun atas dasar kebersamaan, toleransi, dan semangat persatuan.
“Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk menyucikan hati di bulan Ramadan dan menyadari bahwa kita adalah satu kesatuan dalam membangun Kota Jambi ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dalam sambutannya menegaskan bahwa Kota Jambi harus menjadi kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keharmonisan antarwarga.
Ia menegaskan bahwa masyarakat Kota Jambi tidak boleh terpengaruh oleh paham radikalisme, intoleransi maupun sikap diskriminatif yang dapat merusak persatuan serta mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Kita semua adalah saudara sebagai warga Kota Jambi. Tidak boleh ada radikalisme, intoleransi, atau sikap rasis. Kita harus hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan,” tegas Diza.
Menurutnya, keberagaman yang ada di tengah masyarakat Kota Jambi harus dijadikan sebagai kekuatan untuk memperkuat persatuan, bukan justru menjadi sumber perpecahan.
Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial Kota Jambi yang telah menginisiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu merangkul berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan warga binaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Jambi hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kita ingin membangun kota ini dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Diza mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama menjaga kedamaian di Kota Jambi.
“Melalui momentum Ramadan ini, mari kita satukan hati, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Kota Jambi menjadi kota yang aman, damai, dan lebih bahagia,” pungkasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan doa bersama serta berbuka puasa yang diikuti seluruh peserta dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. (Ahmad)
201 JCH Tebo Berangkat dalam Dua Kloter, Pemkab Siapkan 7 Bus dan 21 Petugas
Mahasiswi FKIP UNJA Suarakan Keresahan Soal 3C, Audiensi dengan Polres Muaro Jambi Jadi Ruang Dialog
Tebo Juara 1 Pengendalian Inflasi 2026, Bukti Kinerja Pemda Makin Solid
Perbakin Jambi Resmi Dilantik, Targetkan PON hingga Internasional, Siapkan Skema Pembinaan Serius
PSI Jambi Tancap Gas Usai Pelantikan Pengurus, Romi Pasang Target DPR RI
Rekonstruksi 3 TKP, Polda Jambi Uji Kebenaran Kronologi Kasus Rudapaksa
Sidak Jelang Lebaran, Harga Beras Premium di Jambi Naik 11 Persen, Stok Gula di Gudang Kosong