SPPG Bertambah, Pemkot Jambi Waspadai Lonjakan Kebutuhan Pangan

Senin, 13 April 2026 - 19:38:42 WIB - Dibaca: 303 kali

Ilustrasi MBG
Ilustrasi MBG (Jejaknarasi.id)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memastikan kondisi pasokan pangan di wilayahnya masih dalam ?????? aman dan terkendali. Stabilitas ini dinilai tetap terjaga meskipun program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus berjalan dan berkembang.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 41 unit SPPG yang telah beroperasi di Kota Jambi. Keberadaan SPPG tersebut sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan maupun harga bahan pangan di pasaran.

“Untuk saat ini kondisi pasokan masih terjaga dan belum menimbulkan inflasi,” ujar Maulana, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, kebutuhan pangan untuk mendukung operasional SPPG masih dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan petani lokal. Pemkot Jambi juga terus mendorong pemanfaatan potensi pertanian di sejumlah wilayah sebagai penopang utama pasokan.

Beberapa kawasan seperti Pusos dan Kebun 9 disebut menjadi daerah andalan dalam menjaga ketersediaan bahan pangan, baik untuk kebutuhan masyarakat umum maupun untuk mendukung program pemenuhan gizi tersebut.

Namun demikian, Maulana mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin besar seiring dengan rencana penambahan jumlah SPPG. Jika jumlahnya meningkat hingga lebih dari 100 unit, maka diperlukan strategi dan perencanaan yang lebih matang agar tidak mengganggu keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

“Kalau sudah di atas 100, tentu harus ada perhitungan yang lebih detail agar tidak mengganggu stabilitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Jambi mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini, termasuk menghitung potensi kebutuhan bahan pangan serta memperkuat sistem distribusi agar tetap efisien dan merata.

Sementara itu, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Jambi tidak hanya fokus pada pengendalian harga, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pangan tetap mencukupi di tengah meningkatnya permintaan.

Upaya penguatan rantai pasok terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, distributor, hingga pelaku usaha. Sinergi ini dinilai penting agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengganggu program prioritas pemerintah.

Pemkot Jambi pun optimistis bahwa dengan perencanaan yang tepat dan kolaborasi yang kuat, kebutuhan pangan untuk masyarakat sekaligus operasional SPPG dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan tanpa menimbulkan gejolak harga di pasar. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA