Suhu Jambi Tembus 36°C, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Mengintai

Selasa, 14 April 2026 - 20:59:25 WIB - Dibaca: 441 kali

ilustrasi
ilustrasi (Google )

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Suhu udara di Kota Jambi dalam sepekan terakhir terpantau mencapai angka 36 derajat Celsius. Kondisi panas yang cukup menyengat ini dirasakan masyarakat meskipun wilayah tersebut masih berada dalam periode musim hujan.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Ibnu Sulistiyono, menjelaskan bahwa fenomena peningkatan suhu ini masih tergolong wajar. Hal tersebut terjadi karena saat ini wilayah Jambi tengah memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.

“Bulan April memang masih termasuk musim hujan, namun dalam masa transisi seperti ini suhu udara bisa terasa lebih panas dari biasanya,” ujarnya.

Berdasarkan data BMKG, potensi curah hujan pada dasarian III April 2026 terbilang rendah, yakni berada di bawah 50 milimeter per dasarian. Kondisi ini diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, seperti Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, serta Tebo.

Meski curah hujan relatif rendah, BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer saat ini masih cukup dinamis dan berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrem. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Untuk Selasa (14/4/2026), potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, hingga Kota Jambi.

Sementara pada Rabu (15/4/2026), wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tebo, dan Bungo.

Adapun pada Kamis (16/4/2026), potensi hujan lebat kembali meluas ke hampir seluruh wilayah Provinsi Jambi, termasuk Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, hingga Kota Jambi.

Selain itu, BMKG juga memprakirakan awal musim kemarau di Provinsi Jambi akan mulai berlangsung pada Mei 2026, tepatnya antara dasarian II Mei hingga dasarian I Juni. Masa peralihan ini umumnya ditandai dengan cuaca yang tidak menentu, suhu udara yang meningkat, serta potensi hujan lokal dengan intensitas tinggi dalam durasi singkat.

Ibnu mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem, seperti banjir genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas sehari-hari.

“Masyarakat juga sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang, demi menjaga keselamatan,” pungkasnya. (Ahmad)

 

#jambiprima.com #cuaca #bmkg #jambi





BERITA BERIKUTNYA