Bima Arya Kupas Dinamika Kepemimpinan di Bedah Buku “Babad Alas” di Unja

Kamis, 16 April 2026 - 05:08:24 WIB - Dibaca: 82 kali

Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat menyampaikan paparan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas di Auditorium Unifac Universitas Jambi
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat menyampaikan paparan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas di Auditorium Unifac Universitas Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, MENDALO – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi sorotan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas yang digelar di Auditorium Unifac Universitas Jambi, Rabu (15/4/2026).

Dalam forum tersebut, Bima Arya hadir sebagai penulis sekaligus pembicara utama, memaparkan isi buku autobiografi-reflektif yang mengangkat perjalanan kepemimpinannya selama dua periode sebagai Wali Kota Bogor (2014–2024).

Di hadapan peserta, ia menegaskan bahwa proses menuju jabatan kepala daerah bukanlah bagian tersulit. Justru, tantangan terbesar datang saat menjalankan pemerintahan.

“Beratnya kampanye itu tidak seujung kuku dibandingkan menjalankan pemerintahan. Saat kampanye, lawan terlihat jelas, tapi ketika memimpin tidak selalu jelas siapa kawan dan siapa yang berseberangan,” ungkapnya.

Ia mengisahkan, pada masa awal kepemimpinannya, dirinya dihadapkan pada berbagai tekanan, mulai dari dinamika birokrasi, kepentingan kelompok, hingga persoalan sosial yang tak selalu bisa dijelaskan secara teori.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa kepemimpinan tidak cukup hanya bermodal keberanian. Diperlukan nilai yang kuat, strategi yang matang, serta konsistensi antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

Dalam pemaparannya, Bima Arya juga menyinggung pengaruh pemikiran tokoh-tokoh intelektual seperti Arief Budiman dan Soe Hok Gie. Ia menekankan pentingnya nilai inklusivitas, keadilan sosial, serta keberpihakan terhadap kelompok minoritas dalam merumuskan kebijakan publik.

Bedah buku tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, jajaran pemerintah daerah, civitas akademika, serta mahasiswa Universitas Jambi. Kegiatan juga diisi sesi diskusi interaktif yang menambah antusiasme peserta.

Melalui buku Babad Alas, Bima Arya tidak hanya menampilkan capaian selama memimpin, tetapi juga mengungkap berbagai tantangan dan pembelajaran yang menjadi refleksi kepemimpinannya. (San)





BERITA BERIKUTNYA