JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi memastikan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji asal daerah itu akan mulai masuk Asrama Haji pada 5 Mei 2026. Sejumlah persiapan terus dimaksimalkan guna memastikan kelancaran proses keberangkatan ke Tanah Suci.
Kepala Bidang Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Majdi, menyampaikan bahwa jemaah perdana tersebut tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Batam.
“Insyaallah nanti pada tanggal 5 Mei itu kloter pertama kita Jambi yang termasuk dalam kloter ke-13 BTH Batam. Jemaah akan masuk pukul 08.00 pagi dan dilakukan penerimaan oleh Pemerintah Kota Jambi,” kata Majdi, Kamis (30/4/2026).
Setelah proses penyambutan, jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan terpadu melalui sistem one stop service. Proses ini diperkirakan berlangsung sekitar tiga jam, dengan prioritas pelayanan diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
“Kita memprioritaskan jemaah lansia atau disabilitas, karena kita harus memikirkan kesehatan jemaah dan itu harus didahulukan,” tuturnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, jemaah juga akan menerima dokumen perjalanan seperti paspor, tiket pesawat, hingga kartu nusuk. Setelah seluruh tahapan administrasi rampung, jemaah diarahkan untuk beristirahat di kamar masing-masing sesuai pembagian manifes.
Untuk mendukung pelayanan, khususnya bagi lansia, panitia telah menyiapkan sedikitnya 20 petugas yang memiliki pemahaman terkait perawatan jemaah usia lanjut.
“Sudah ada kita siapkan petugas lansia sebanyak 20 orang yang memahami terkait perawatan lansia,” jelasnya.
Pada malam hari, agenda dilanjutkan dengan seremoni pelepasan. Selanjutnya, pada Rabu (6/5/2026) dini hari, jemaah akan diberangkatkan menuju Bandara Sultan Thaha untuk diterbangkan ke Bandara Hang Nadim, sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.
“Karena kloter 13 ini termasuk gelombang pertama, maka jemaah akan menuju Madinah lebih dulu dan melaksanakan ibadah Arbain sekitar delapan sampai sembilan hari,” terangnya.
Setelah kloter pertama, jadwal keberangkatan berikutnya akan dilanjutkan oleh Kloter 19 yang masuk asrama pada 11 Mei, hingga Kloter 25. Untuk gelombang kedua, jemaah akan diterbangkan melalui Jeddah dan langsung menuju Makkah.
Menjelang puncak ibadah haji, Majdi mengingatkan seluruh jemaah agar memahami dengan baik rukun dan tahapan ibadah, khususnya saat wukuf di Arafah serta mabit di Muzdalifah dan Mina. Pemerintah juga telah menyiapkan skema murur dan badal lempar jumrah bagi jemaah lansia dan disabilitas.
“Karena ketika jemaah tidak bisa hadir di Arafah, maka hajinya tidak sah. Haji itu adalah Arafah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar jemaah tetap menjaga larangan selama berihram hingga tahallul selesai, guna menghindari sanksi dam.
“Jangan sampai setelah tahallul awal, jemaah melanggar larangan ihram, karena itu bisa dikenakan dam yang sangat berat,” pungkasnya. (Sab)
Sengketa Pilkades Teluk Rendah Ulu Memanas, Tim Cakades 01 Surati DPRD dan Bupati
Komisi III DPRD Tebo Jemput Bola ke Kementerian PU, Perjuangkan Perbaikan 513 Km Jalan Rusak
Pengurus SMSI Muaro Jambi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Pers dan Transparansi Informasi
Bakar Kardus Usir Nyamuk, Rumah Papan di Jambi Ludes Dilalap Api
SPMB di Tebo Berjalan Lancar, Disdikbud Tegaskan Sekolah Wajib Utamakan Jalur Zonasi
Heboh di Tebo, Anak Ketua BPD Diduga Jadi Korban Penyerangan Terkait PETI
Pemkot Jambi Gandeng BMKG, Perkuat Sistem Mitigasi Bencana Berbasis Data