Hujan Deras Rendam 47 RT di Kota Jambi, Tiga Sekolah Ikut Tergenang

Sabtu, 02 Mei 2026 - 14:22:42 WIB - Dibaca: 79 kali

BPBD Kota Jambi lakukan pemantau ke beberapa titik banjir.
BPBD Kota Jambi lakukan pemantau ke beberapa titik banjir. (David)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi sejak dini hari hingga pagi, Sabtu (2/5/2026), menyebabkan banjir genangan di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan utama. Sedikitnya 47 RT yang tersebar di empat kecamatan terdampak, sementara tiga sekolah dasar ikut terendam air.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi, banjir mulai terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Tingginya curah hujan dalam waktu cukup lama membuat drainase di beberapa wilayah tidak mampu menampung debit air sehingga genangan meluas ke permukiman warga.
Empat kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Kotabaru, Jelutung, Telanaipura, dan Alam Barajo. Dari wilayah tersebut, terdapat sembilan kelurahan dan 47 RT yang mengalami genangan dengan ketinggian air bervariasi.
Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengatakan hujan berintensitas tinggi menjadi penyebab utama banjir genangan yang melanda sejumlah titik di Kota Jambi.
“Curah hujan cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu relatif lama sehingga menyebabkan air meluap dan menggenangi jalan serta rumah warga di beberapa kawasan,” ujarnya.
Menurut Doni, wilayah Kecamatan Kotabaru menjadi salah satu kawasan yang cukup terdampak. Sejumlah akses jalan lingkungan sempat sulit dilalui akibat genangan air yang menutup badan jalan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Jelutung dan Telanaipura. Air masuk ke pekarangan hingga rumah warga, membuat sebagian masyarakat harus berjaga sejak dini hari untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
Sementara di Kecamatan Alam Barajo, genangan juga dilaporkan merendam beberapa titik permukiman yang selama ini dikenal rawan banjir ketika hujan deras mengguyur dalam durasi panjang.
Selain rumah warga, banjir turut berdampak pada fasilitas pendidikan. Tiga sekolah dasar yakni SD Negeri 98, SD Negeri 104, dan SD Negeri 222 dilaporkan ikut terendam. Air masuk ke halaman sekolah hingga ruang belajar sehingga aktivitas kebersihan harus dilakukan sebelum kegiatan belajar kembali normal.
Meski tidak ada laporan kerusakan berat maupun korban jiwa, banjir genangan ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Beberapa warga terpaksa menunda aktivitas pagi karena akses jalan tergenang air.
BPBD Kota Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi, aparat kecamatan, kelurahan, serta warga setempat langsung turun melakukan penanganan awal. Petugas melakukan pemantauan di lokasi terdampak dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga, terutama apabila hujan deras kembali terjadi lebih dari satu jam. Warga di kawasan rawan genangan diharapkan segera mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Doni.
Seiring hujan mulai reda pada pagi hari, kondisi genangan di sejumlah titik dilaporkan berangsur surut. Warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan masing-masing dari sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus air.
Sementara itu, petugas BPBD masih terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan susulan apabila intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan. (DVD)

 





BERITA BERIKUTNYA