Musda Golkar Sungai Penuh Molor, Muscam Mendadak Picu Dugaan “Operasi Muluskan Incumbent”

Selasa, 05 Mei 2026 - 11:26:55 WIB - Dibaca: 251 kali

Rapat Unsur Pimpinan Pengurus DPD Golkar Provinsi Jambi dalam Rangka Pembentukan Tim Suvervisi Musda DPD Golkar Sungai Penuh Tahun 2026.
Rapat Unsur Pimpinan Pengurus DPD Golkar Provinsi Jambi dalam Rangka Pembentukan Tim Suvervisi Musda DPD Golkar Sungai Penuh Tahun 2026. (David )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar kabupaten/kota se-Provinsi Jambi hampir rampung seluruhnya. Namun, hingga saat ini masih tersisa satu daerah yang belum melaksanakan agenda tersebut, yakni DPD Golkar Kota Sungai Penuh.

Kondisi ini memicu dinamika internal yang cukup kuat. Sejumlah pimpinan kecamatan (PK) yang memiliki hak suara dalam Musda dilaporkan menyampaikan protes keras. Mereka menyoroti adanya pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang mengganti seluruh pimpinan dan pengurus kecamatan, meskipun masa kepengurusan sebelumnya belum berakhir.

Langkah tersebut diduga berkaitan dengan upaya untuk memuluskan jalan bagi petahana (incumbent) dalam menghadapi Musda mendatang. Dugaan ini semakin memperkeruh situasi internal partai di tingkat kota tersebut.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara DPD Golkar Provinsi Jambi, Jefri B. Pardede, saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (5/5/2026), membenarkan adanya dinamika yang berkembang di tubuh Golkar Sungai Penuh.

Menurut Jefri, dinamika tersebut merupakan hal yang lazim dalam perjalanan organisasi politik.

“Ini bagian dari dinamika internal yang biasa terjadi. Golkar adalah partai sistem yang selalu konsisten menegakkan aturan organisasi. Semua tahapan dan mekanisme, termasuk pelaksanaan Musda, sudah diatur secara jelas dalam AD/ART, Peraturan Organisasi, serta juklak pelaksanaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, yang terpenting dalam situasi seperti ini adalah menjaga semangat konsolidasi dan soliditas kader.

Lebih lanjut, Jefri mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Sungai Penuh sejatinya sudah mengalami keterlambatan sekitar dua bulan. Untuk itu, DPD Golkar Provinsi Jambi telah mengambil langkah-langkah konsolidatif.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, Sekretaris DPD Golkar Provinsi, Ivan Wirata, sudah memanggil para pihak terkait dan memberikan waktu dua minggu untuk melakukan konsolidasi internal,” jelasnya.

Musda Golkar Kota Sungai Penuh sendiri dijadwalkan akan digelar pada Kamis, 14 Mei 2026, di Kota Jambi. Saat ini, struktur kepanitiaan pelaksanaan telah mulai dibentuk, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC).

DPD Golkar Provinsi Jambi, lanjut Jefri, akan mengambil peran aktif dalam memfasilitasi pelaksanaan Musda agar berjalan kondusif.

“Kami pastikan pelaksanaan Musda akan difasilitasi dengan baik oleh DPD Provinsi, sehingga bisa berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Situasi ini menjadi ujian konsolidasi bagi Partai Golkar di Sungai Penuh, sekaligus penentu arah kepemimpinan partai ke depan di daerah tersebut. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA