JAMBIPRIMA.COM, JAKARTA – Penutupan kegiatan Persit BISA Vol. II di Balai Kartini meninggalkan kesan membanggakan bagi Lissa Batik, pelaku UMKM batik asal Kabupaten Bungo yang sukses menarik perhatian para pengunjung selama acara berlangsung.
Tidak hanya dipenuhi antusiasme masyarakat, stan Lissa Batik juga menerima kunjungan spesial dari Maruli Simanjuntak bersama Uli Simanjuntak. Kehadiran keduanya menjadi bentuk penghargaan terhadap upaya pelestarian budaya lokal melalui karya batik khas Bungo yang tampil di ajang nasional tersebut.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, berbagai koleksi batik yang dipamerkan berhasil memikat perhatian pengunjung. Mereka tampak antusias mengenal lebih jauh tentang proses pembuatan hingga makna filosofis di balik motif-motif tradisional yang ditampilkan.
Beberapa motif unggulan seperti Bungo Dani, Putrimalu, Pakis, dan Daun Sirih Pinang menjadi daya tarik utama karena memadukan nilai budaya dengan sentuhan warna dan corak yang khas.
Pemilik Lissa Batik, Ny. Lia Syarif, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut. Ia menilai pengalaman itu menjadi dorongan besar bagi pelaku UMKM daerah untuk terus berkembang dan percaya diri memperkenalkan produk lokal ke tingkat yang lebih luas.
“Partisipasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya dan semakin percaya diri membawa batik khas Bungo dikenal secara nasional,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Keikutsertaan Lissa Batik dinilai menjadi bukti bahwa produk UMKM daerah mampu bersaing apabila terus didukung dengan kreativitas, inovasi, dan pengembangan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0416/Bungo Tebo, Ny. Nabila Yudi Susilo, turut mengajak anggota Persit untuk terus mengembangkan potensi diri melalui usaha kreatif yang produktif dan bernilai ekonomi.
“Melalui kegiatan seperti Persit BISA ini, saya berharap ibu-ibu Persit semakin termotivasi untuk terus berkarya dan mampu melahirkan produk unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.
Ajang tersebut sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi batik khas Kabupaten Bungo agar semakin dikenal masyarakat luas serta menjadi kebanggaan daerah di kancah nasional. (Sab)
Lissa Batik Perkenalkan Motif Khas Bungo di Ajang Persit Bisa Vol. II
68 Prajurit Brigif TP 34 Dikirim ke Papua, Siap Emban Misi Negara
Pemerintah Salurkan Jaminan Sosial bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Proses Klaim Berjalan
Pelestarian Budaya Daerah Didorong Jadi Pilar Pembangunan Nasional
Ketua DPD HKTI Jambi Ucapkan Selamat Hari Buruh 2026, Doakan Kesejahteraan Pekerja
Peringatan Hari Kartini ke-148 Dorong Perempuan Perkuat Peran di Era Digital
Persit di Persimpangan Zaman: Makna HUT ke-80 dan Tantangan Baru Istri Prajurit di Era Digital