Sosok Guru Senior Penjaga Pembinaan Keagamaan di MTsN 4 Bungo

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:02:34 WIB - Dibaca: 182 kali

Siswa MTsN 4 Bungo mengikuti pengajian pagi yang dibimbing Koordinator Pembina Keagamaan Siswa, Slamet Riyadi, sebelum kegiatan belajar dimulai.
Siswa MTsN 4 Bungo mengikuti pengajian pagi yang dibimbing Koordinator Pembina Keagamaan Siswa, Slamet Riyadi, sebelum kegiatan belajar dimulai. (Anton)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Dedikasi panjang yang ditunjukkan Slamet Riyadi sebagai pendidik di MTsN 4 Bungo menjadikannya sosok yang dipercaya memegang amanah sebagai Koordinator Pembina Keagamaan Siswa di madrasah tersebut.

Kepercayaan itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas, pengalaman, serta keteladanan yang selama ini ia tunjukkan dalam membina peserta didik, baik di bidang akademik maupun pembentukan karakter spiritual.

Setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai, Slamet Riyadi memastikan seluruh siswa mengikuti pengajian rutin di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahsin, hingga kajian singkat yang bertujuan memperkuat pemahaman agama siswa.

Dalam pelaksanaannya, ia tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga terlibat langsung membimbing siswa memperbaiki bacaan Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan yang diterapkannya dikenal tegas namun penuh kasih sayang. Hal itu membuat Slamet Riyadi menjadi sosok yang disegani sekaligus dekat dengan para siswa maupun rekan guru.

Bagi Slamet Riyadi, pembinaan keagamaan merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh menghadapi perkembangan zaman. Melalui pengajian rutin setiap pagi, ia berharap para siswa mampu tumbuh tidak hanya dengan prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat.

Kehadirannya setiap pagi di serambi madrasah pun menjadi simbol pengabdian seorang guru senior yang terus menjaga kualitas pendidikan dan marwah MTsN 4 Bungo.

“Bapak Slamet Riyadi adalah potret nyata seorang guru senior yang tidak pernah luntur semangatnya. Beliau bukan hanya mengajar materi, tapi memberikan teladan nyata tentang bagaimana mencintai Al-Qur’an dan menjaga ibadah,” ujar salah seorang rekan guru. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA