Duka di Tanah Sepenggal, Bupati Bungo Peluk Keluarga Korban Longsor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:58:50 WIB - Dibaca: 50 kali

Bupati Bungo H. Dedy Putra memeluk anggota keluarga korban tanah longsor di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Jumat (15/5)
Bupati Bungo H. Dedy Putra memeluk anggota keluarga korban tanah longsor di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Jumat (15/5) (Dok. Setda Bungo)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, didampingi Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, mendatangi rumah duka korban tanah longsor di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Jumat (15/5). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga korban yang terdampak musibah longsor mematikan itu.

Dalam suasana duka yang menyelimuti rumah keluarga korban, Bupati Dedy Putra menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga. Ia juga meminta agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.

" Kami atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bungo turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Bupati dengan nada penuh empati, Jum'at (15/5).

Selain menyampaikan dukacita, Bupati bersama Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban serta warga lain yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di wilayah tersebut.

Sebelumnya, rombongan pemerintah daerah lebih dahulu meninjau sejumlah titik banjir yang merendam beberapa kawasan di Kabupaten Bungo. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mempercepat langkah penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah Kabupaten Bungo juga memastikan distribusi bantuan logistik terus dilakukan agar kebutuhan warga di lokasi bencana dapat terpenuhi.

Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA