Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Masuk Peta Trans Sumatera

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:42:00 WIB - Dibaca: 108 kali

Gubernur Jambi Al Haris saat melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking.
Gubernur Jambi Al Haris saat melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, JAKARTA – Gubernur Al Haris bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Jambi. Dalam audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/05/2026), Al Haris membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking.

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperjuangkan konektivitas logistik berbasis rel yang selama ini dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah tingginya aktivitas angkutan batu bara di wilayah Jambi.

Dalam audiensi itu, Al Haris menegaskan bahwa pembangunan jalur kereta api batu bara bukan sekadar proyek transportasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat efisiensi distribusi hasil tambang sekaligus mengurangi tekanan kendaraan berat di jalan nasional maupun jalan daerah.

“Bersama Dirjen Perkeretaapian membahas rencana untuk membangun kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Langkah ini memiliki peluang karena pembangunan kereta api Trans Sumatera menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” ujar Al Haris.

Menurutnya, kehadiran jalur kereta api khusus batu bara akan memberi dampak signifikan terhadap penurunan biaya logistik perusahaan tambang, mempercepat arus distribusi, serta meminimalkan kerusakan jalan akibat tingginya mobilitas truk batu bara.

Selain itu, proyek tersebut dinilai akan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan angkutan batu bara yang selama ini kerap memicu kemacetan dan keluhan masyarakat di sejumlah daerah lintasan tambang di Jambi.

Al Haris juga menyebut dukungan dari Kementerian Perhubungan menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi proyek tersebut. Pemerintah pusat, kata dia, membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk mematangkan tahapan pembangunan jalur rel strategis itu.

“Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batu bara di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pembangunan jalur kereta api batu bara Bungo–Sarolangun–Pelabuhan Kemingking nantinya dapat terintegrasi dengan pengembangan jaringan Trans Sumatera, sehingga memperkuat konektivitas transportasi regional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA