Dinas Ketahanan Pangan Bungo Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga

Senin, 08 Juni 2026 - 13:06:22 WIB - Dibaca: 166 kali

Asisten II Setda Kabupaten Bungo Deddy Irawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo Quzwen Ikmal, serta jajaran terkait berfoto bersama sambil mengepalkan tangan usai membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Pasar Atas (Pasar Bungur), Muara Bungo, Senin (8/6/2026)
Asisten II Setda Kabupaten Bungo Deddy Irawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo Quzwen Ikmal, serta jajaran terkait berfoto bersama sambil mengepalkan tangan usai membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Pasar Atas (Pasar Bungur), Muara Bungo, Senin (8/6/2026) (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tersebut berlangsung di halaman parkir Pasar Atas (Pasar Bungur), Muara Bungo, Senin (8/6/2026).

Kegiatan intervensi pasar itu dibuka secara resmi oleh Bupati Bungo yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bungo, Deddy Irawan. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo, Quzwen Ikmal, beserta sejumlah unsur terkait.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo, Quzwen Ikmal, mengatakan pelaksanaan GPM pasca-Idul Adha menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang biasanya terjadi setelah periode tingginya konsumsi masyarakat saat hari raya.

Menurutnya, pengawasan terhadap ketersediaan pasokan dan perkembangan harga pangan perlu terus dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Momentum pasca-HBKN menjadi periode yang penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga kembali stabil. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau karena rantai distribusi dipersingkat,” ujar Quzwen Ikmal saat meninjau stan penjualan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan, antara lain beras SPHP dan beras lokal, minyak goreng, telur, daging ayam, ikan segar, serta aneka komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi daerah.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BULOG, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara berkelanjutan, pemerintah daerah berharap ketersediaan pangan di Kabupaten Bungo tetap aman, kualitas produk terjaga, serta harga kebutuhan pokok dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA