DPR Soroti Minimnya Gaung Siaran Piala Dunia 2026 oleh TVRI

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:46:54 WIB - Dibaca: 240 kali

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini.
Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. (Dok. DPR RI)

JAMBIPRIMA.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyoroti masih minimnya gaung penyelenggaraan siaran Piala Dunia FIFA 2026 oleh TVRI, meski turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan segera bergulir.

Menurut Novita, keberhasilan TVRI memperoleh hak siar seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 merupakan capaian yang patut diapresiasi. Namun, capaian tersebut perlu diimbangi dengan strategi komunikasi publik yang lebih kuat agar antusiasme masyarakat dapat terbangun secara optimal.

Sorotan tersebut disampaikannya menyusul masih terbatasnya atmosfer publik menjelang pembukaan turnamen, padahal TVRI telah mendapatkan hak untuk menyiarkan seluruh pertandingan secara gratis kepada masyarakat, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

TVRI dijadwalkan menyiarkan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Piala Dunia 2022 yang hanya menayangkan 64 pertandingan.

Novita menilai besarnya mandat yang diemban TVRI harus diikuti dengan kampanye publik yang lebih masif dan terukur. Menurutnya, masih terdapat ruang komunikasi yang perlu diperkuat, terutama terkait informasi akses siaran digital dan program-program pendukung yang akan disajikan kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara pasti platform siaran Piala Dunia 2026 maupun cara mengakses layanan TVRI secara digital.

Selain itu, politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut menilai atmosfer Piala Dunia pada penyelenggaraan sebelumnya terasa lebih kuat karena didukung promosi yang masif, aktivasi publik, diskusi sepak bola, kolaborasi komunitas, hingga kampanye digital yang mampu membangun euforia jauh sebelum turnamen dimulai.

Sebagai mitra kerja TVRI, Komisi VII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan siaran Piala Dunia 2026 berjalan optimal, inklusif, dan menjangkau masyarakat secara luas.

Piala Dunia FIFA 2026 sendiri akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen tersebut untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026 waktu setempat atau 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.

Di akhir keterangannya, Novita menegaskan bahwa momentum kembalinya Piala Dunia ke layar TVRI setelah puluhan tahun harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun kebanggaan publik dan memperluas akses masyarakat terhadap tayangan berkualitas.

"Kami mengapresiasi kerja keras TVRI. Namun, justru karena ini Piala Dunia pertama yang kembali ditayangkan oleh TVRI setelah puluhan tahun, maka persiapannya harus luar biasa. Kualitas siaran harus baik, akses publik harus mudah, dan atmosfer kebanggaan nasional harus benar-benar terasa," tegas Novita Hardini. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA