Cek Endra: Ketahanan Energi Kunci Stabilitas Ekonomi, Dukung Percepatan 118 Blok Migas Baru

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:57:40 WIB - Dibaca: 193 kali

Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menegaskan dukungan terhadap percepatan pengembangan 118 blok migas baru guna memperkuat ketahanan energi dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menegaskan dukungan terhadap percepatan pengembangan 118 blok migas baru guna memperkuat ketahanan energi dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. (David )

JAMBIPRIMA.COM,. JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mempercepat eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) baru. Upaya tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan dinamika pasar energi dunia.

Menurut Cek Endra, kondisi global yang terus berubah telah memberikan pelajaran penting bagi setiap negara untuk memperkuat kemampuan produksi energi dari dalam negeri. Ketahanan energi, kata dia, kini menjadi salah satu faktor utama yang menentukan stabilitas ekonomi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.

"Situasi global saat ini memberikan pelajaran bahwa ketahanan energi menjadi faktor yang sangat menentukan stabilitas ekonomi suatu negara. Karena itu, langkah pemerintah untuk terus mempercepat eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja migas perlu didukung agar Indonesia semakin siap menghadapi berbagai tantangan energi di masa mendatang," ujar Cek Endra.

Ia menjelaskan, sebagaimana dipaparkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pemerintah telah mengidentifikasi sebanyak 118 area potensial blok migas baru sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor hulu migas nasional.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 wilayah kerja telah menandatangani kontrak kerja sama, 43 wilayah kerja masih berada pada tahap joint study atau studi bersama, sedangkan 50 area potensial lainnya tengah dipersiapkan untuk ditawarkan melalui kegiatan studi lanjutan dan akuisisi data geologi baru.

Menurut Cek Endra, langkah tersebut menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam membuka peluang investasi di sektor energi sekaligus mempercepat penemuan cadangan migas baru yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional di masa mendatang.

"Apa yang disampaikan Bapak Menteri ESDM menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peta jalan yang jelas dalam mengoptimalkan potensi migas nasional. Kami di Komisi XII DPR RI mendukung penuh percepatan pengembangan 118 area potensial tersebut agar dapat menghasilkan penemuan cadangan baru, meningkatkan produksi migas nasional, menarik investasi yang lebih besar, serta memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, Cek Endra menilai percepatan pengembangan sektor hulu migas tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Masuknya investasi baru diyakini mampu mendorong pertumbuhan industri penunjang, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah, hingga menambah penerimaan negara.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah agar terus memperkuat kemudahan investasi melalui penyederhanaan proses perizinan, kepastian regulasi, serta penyediaan data geologi yang lebih lengkap dan berkualitas. Dengan demikian, iklim investasi sektor migas Indonesia akan semakin kompetitif dan mampu menarik minat investor dalam maupun luar negeri.

Cek Endra optimistis, apabila strategi pengembangan sektor hulu migas berjalan sesuai rencana, Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan produksi energi nasional, tetapi juga memperkuat kemandirian energi sebagai fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA