Yusril Ihza Mahendra Raih Gelar Doktor Filsafat di UI, Lulus dengan Yudisium Sangat Memuaskan

Minggu, 05 Juli 2026 - 12:58:12 WIB - Dibaca: 136 kali

Yusril Ihza Mahendra tampak membaca sebuah buku di sela aktivitasnya di lingkungan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, usai mempertahankan disertasi doktor tentang filsafat politik Mohammad Natsir dan meraih yudisium Sangat Memuaskan pada 2 Juli 2026.
Yusril Ihza Mahendra tampak membaca sebuah buku di sela aktivitasnya di lingkungan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, usai mempertahankan disertasi doktor tentang filsafat politik Mohammad Natsir dan meraih yudisium Sangat Memuaskan pada 2 Juli 2026. (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI), pada 2 Juli 2026.

Dalam sidang promosi doktor tersebut, Yusril mengangkat disertasi mengenai filsafat politik tokoh bangsa, Mohammad Natsir. Atas hasil penelitiannya, ia dinyatakan lulus dengan yudisium Sangat Memuaskan.

Yusril mengungkapkan, perjalanan panjang mendalami ilmu filsafat telah memberinya cara pandang yang lebih utuh dalam melihat berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Filsafat mengajari saya melihat sesuatu secara menyeluruh, secara integral," ujar Yusril, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, kajian mengenai gagasan teistik demokrasi yang dikembangkan Mohammad Natsir memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya peran negara dalam membangun etika masyarakat.

Ia menilai negara tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membina moral dan etika warga negara.

"Membedah gagasan beliau mengenai teistik demokrasi memberikan refleksi mendalam bahwa negara tidak boleh absen dalam pembinaan etika warga negaranya. Manusia memiliki insting, namun tanpa bimbingan moral yang kuat, tatanan masyarakat akan rapuh," jelasnya.

Yusril menambahkan, capaian akademik tersebut menjadi amanah untuk terus mengembangkan pemikiran yang komprehensif dan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.

"Kelulusan dengan yudisium Sangat Memuaskan ini merupakan amanah akademis untuk terus berpikir utuh demi kemaslahatan bangsa. Terima kasih yang tak terhingga kepada keluarga, kolega, dan sahabat sekalian atas doa serta dukungannya," tutupnya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA