JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Erling Haaland mencetak dua gol kemenangan Norwegia atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, di balik keberhasilan tersebut, penampilan gemilang penjaga gawang Orjan Nyland menjadi salah satu kunci utama yang membawa tim berjuluk Løvene melangkah ke perempat final.
Bertanding di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Senin (6/7/2026) dini hari WIB, Nyland tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Berbagai peluang emas Brasil berhasil dipatahkannya hingga Norwegia menang 2-1 dan mencetak sejarah dengan lolos ke delapan besar Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Dari hasil pengamatan jambiprima.com, Brasil tampil menekan. Pada menit ke-14, Selecao mendapat hadiah penalti setelah Kristoffer Ajer melanggar Matheus Cunha. Keputusan itu diambil wasit setelah meninjau tayangan VAR.
Bruno Guimaraes dipercaya menjadi algojo, namun eksekusinya berhasil ditepis Nyland. Kiper berusia 35 tahun itu kembali menunjukkan refleks luar biasa dengan menggagalkan peluang Gabriel Martinelli dan Vinicius Junior sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, tekanan Brasil semakin meningkat. Endrick yang baru masuk sebagai pemain pengganti sempat mendapat peluang emas, tetapi gagal memanfaatkannya. Tak lama berselang, Nyland kembali menyelamatkan gawang Norwegia dari ancaman Rayan dan Bruno Guimaraes.
Ketangguhan Nyland akhirnya dibayar lunas. Setelah bertahan disiplin, Norwegia memecah kebuntuan lewat sundulan Erling Haaland memanfaatkan umpan matang Andreas Schjelderup.
Menjelang laga usai, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan mendatarnya melewati kolong kaki Danilo sebelum bersarang ke gawang Alisson dan menggandakan keunggulan Norwegia.
Brasil hanya mampu memperkecil kedudukan melalui penalti Neymar pada menit-menit akhir. Gol tersebut tak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan sekaligus memastikan langkah Norwegia ke perempat final.
Berkat dua gol tersebut, Haaland kini telah mengoleksi tujuh gol dari empat pertandingan di Piala Dunia 2026 dan kembali masuk dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen.
Usai pertandingan, Haaland mengaku selalu percaya peluang yang datang kepadanya akan berbuah gol selama tetap menjaga fokus.
"Biasanya memang seperti itu. Kalau saya mendapat satu atau dua peluang, biasanya akan berakhir menjadi gol. Saya sendiri tidak tahu bagaimana bisa melakukannya, tetapi memang seperti itulah. Yang terpenting adalah tetap fokus. Saya selalu mengatakan kepada diri sendiri bahwa kesempatan itu pasti datang," ujar Haaland.
Striker berusia 25 tahun itu bahkan menyebut ketajamannya sebagai sebuah anugerah.
"Sekarang saya mulai menyadari bahwa itu adalah hadiah dari Tuhan. Bola selalu mengarah dengan sempurna, tepat di dekat tiang gawang. Rasanya sungguh luar biasa," katanya.
Tak hanya berbicara soal kemenangan, Haaland juga menyampaikan pesan kepada generasi muda di negaranya agar terus bermimpi membela tim nasional.
"Kami terus berjuang hingga akhir. Saya berharap anak-anak muda yang menyaksikan pertandingan ini, ketika kalian tumbuh dewasa nanti, bermain untuk Norwegia akan menjadi kebanggaan terbesar dalam hidup kalian. Rasanya benar-benar luar biasa," tutupnya. (Sab)
Belgia vs Amerika Serikat: Mengingat Kembali Duel Klasik yang Ditentukan Lukaku
Penalti Mbappe Antar Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Ounahi Jadi Bintang Kemenangan Maroko, Borong Dua Gol dan Raih Gelar Pemain Terbaik
Embolo Menggila! Swiss Bungkam Aljazair 2-0, Tiket 16 Besar di Tangan
Kroasia Tersingkir Dramatis, Gol Penyeimbang di Menit Akhir Dianulir VAR
Austria Tak Berkutik, Dibungkam Spanyol 0-3 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Senegal Gagal Pertahankan Keunggulan, Tersingkir Dramatis dari Belgia di Piala Dunia 2026